Rencana Pemekaran di Jabar Mulai Mengerucut, 3 Kabupaten Kota Menjadi Prioritas



Bandung, Beritainspiratif.com - Paska bergulirnya isu pemekaran kabupaten/kota di Jawa Barat sejak masa kampanye pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Ridwan Kamil dan UU Ruzhanul Ulu, kini isu pemekaran mulai mengerucut pada 3 kabupaten/kota.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum di Gedung Sate Kamis (6/12/2018). Dia mengatakan rencana pemekaran 12 kabupaten/kota di Jawa Barat tetap akan dilaksanakan, namun secara bertahap.

"Sebagaimana janji kampanye kami, saya dan kang Emil (Ridwan Kamil) ada 12 kabupaten/kota yang akan melakukan pemekaran, namun dilakuan bertahap, sejauh ini ada 3 wilayah yang diprioritaskan," ungkapnya.

Dengan alasan dikhawatirkan ada kecemburuan antar daerah, Uu enggan menyebutkan daerah mana saja yang menjadi prioritas pemekaran tersebut.

"Tiga wilayah tersebut tidak bisa saya katakan sekarang karena masih ada pembahasan-pembahasan yang dilakukan bersama dengan Pemerintah Pusat karena memang ada rambu-rambu tertentu yang harus dilaksanakan," kata Uu.

Pemekaran di Jawa Barat, dinilai sangat penting lantaran ada ketimpangan antara jumlah penduduk dengan pemerataan pembangunan. Uu mencontohkan, baru-baru ini dirinya melakukan kunjungan ke Provinsi Bengkulu yang memiliki jumlah penduduk sebanyak 3 juta orang dengan 6 kabupaten.

"Atau misalnya Provinsi Bali, disana jumlah penduduknya hanya lima juta, ada 5 kabupaten/kota.Tapi di Jawa Barat 54 juta penduduk hanya ada 27 kota/kabupaten. Bahkan kita tahu Bogor itu penduduknya 5 juta lebih tapi bupatinya nggak satu wakilnya satu. Bagaimana bisa merata pembangunannya?," lanjut Uu.

Pihaknya berharap Pemerintah Pusat bisa memperhatikan persoalan ini secara lebih serius lantaran tujuan dari pemekaran adalah mensejahterakan masyarakat dan pemerataan pembangunan

"Kalau kemudian Pemerintah Pusat terkesan menghambat rencana pemekaran kabupaten/kota yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, ya berarti tidak pro kesejahteraan rakyat maka disini kami akan menuntut keadilan" pungkasnya.

(Tito)

Berita Terkait