PT KAI Daop 2 Bandung Salurkan 35.000 Masker Ke Pemkot Bandung



Bandung, Beritainspiratif.com - PT KAI Daop 2 Bandung menyerahkan bantuan masker sebanyak 35.000 pcs kepada Pemkot Bandung.

Bantuan diserahkan oleh Manager Kesehatan Daop 2 Bandung dr. Dani Sadikin Gantana, selaku Tim Tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), yang diterima oleh Koordinator Bidang Logistik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kota Bandung Hj. Elly Wasilah, di Balaikota Bandung, Sabtu (19/12/2020).

Penyerahan bantuan dilakukan bertepatan dengan peringatan ke 72 Hari Bela Negara dan hari kedua posko Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020/2021 angkutan kereta api.

Baca Juga:Jabar-terbitkan-surat-edaran-larangan-perayaan-tahun-baru

Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana mengingatkan pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada masalah kesehatan, tetapi juga pada masalah ekonomi, sosial, keamanan, ketertiban dan kelangsungan bangsa dan negara.

Karena itu Yana mengajak seluruh elemen bangsa, untuk bersama-sama mengimplementasikan bela negara dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Saya mengapresiasi seluruh elemen bangsa dan kader bela negara, yang telah berkontribusi dalam memutus rantai penyebaran Covid-19," ujarnya.

Menurut Manager Humasda PT KAI Daop 2 Bandung Kuswardoyo, bantuan masker ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan PT KAI.

"Ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian PT KAI dalam turut serta mencegah penyebaran virus corona khususnya di wilayah Daop 2 Bandung," ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan Kuswardoyo, komitmen PT KAI dalam memutus rantai penyebaran Covid-19, tidak terbatas pada pemberian bantuan masker. Namun BUMN ini juga konsisten menerapkan disiplin protokol kesehatan, baik di area stasiun maupun diatas kereta selama dalam perjalanan.

"Kami menyediakan wastafel dan hand sanitizer, menyemprotkan cairan disinfektan di stasiun dan kereta. Jaga jarak antar penumpang pada antrean, kursi ruang tunggu, dan membatasi tiket yang dijual, hanya 70% dari kapasitas tempat duduk, " katanya.

Selain itu sambung Kuswardoyo, di sejumlah stasiun terdapat Pos Kesehatan seperti di stasiun Banjar, Cibatu, Kiaracondong, Bandung, Purwakarta dan Cianjur.

Penumpamg KA Jarak Jauh juga harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), memakai masker, dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius. Selama dalam perjalanan, pelanggan diharuskan menggunakan Face Shield.

"Kami juga menghimbau penumpang KA agar menggunakan pakaian lengan panjang. Petugas akan memeriksa suhu tubuh setiap 3 jam sekali dan membersihkan area yang sering disentuh oleh pelanggan dengan cairan disinfektan, " pungkasnya.

(Ida)

Baca Juga:

1. Program Sedekah100, Solusi Masalah Anda Dengan Cara Berbagi

2. Pelayanan Umroh Terbaik dari PT. Albadriyah Wisata

3. Rumah-murah-Rp200-juta-dekat-gor-persib-GBLA dan Stasiun Kereta Cepat Tegalluar

4. Rumah Modern Minimalis, View Danau di Bandung Barat Harga Rp300 Jutaan

Berita Terkait