Mulai 1 Juli 2019, Citilink dan Lion Air Layani Penerbangan Domestik dari BIJB



Bandung,Beritainspiratif.com - Mulai 1 Juli 2019
maskapai Citilink dan Lion Air, memindahkan penerbangan domestik dari bandara Husein Sastranegara Bandung ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka.

District & Sales Manager Citilink Indonesia Aribowo Setio Yuliawan mengatakan, enam frekuensi penerbangan pesawat jet dari Bandung, dipindahkan ke BIJB dengan schedule yang sama. Rute yang dilayani dari BIJB tujuan Kualanamu, Pekanbaru, Palembang, Surabaya dan Den Pasar.

"Kami lakukan perpindahan rute pesawat jet dari Husein ke Kertajati. Sedangkan untuk Bandung sendiri, masih ada satu penerbangan ke Halim. Dan itu excisting berjalan seperti biasa, dengan tipe pesawat propeller," ujar Aribowo kepada wartawan di gedung sate kota Bandung, Jum'at (21/6/2019).

Sementara maskapai Lion Air akan melayani 13 penerbangan (flight) domestik. Rutenya dari BIJB - Kualanamu, Makasar, Mataram, Batam, Banjarmasin, Pekanbaru, Balikpapan, Den Pasar, Pontianak dan Surabaya.

"Kami sudah ready terbang di tanggal 1 Juli dari BIJB dengan 13 flight, tapi tidak tertutup kemungkinan ditambah bila demand nya tinggi," kata District Manager Lion Air Eva Rusmini.

Pihak Citilink maupun Lion Air, telah menginformasikan kepada calon penumpang mengenai pemindahan tersebut.

"Kami sudah informasikan. Saat ini kita tinggal membroad cast saja kepada calon penumpang. Jadi semuanya sudah kami prepare," tambah Eva.

Menurut Executive GM PT Angkasa Pura II Ibut Astono, selain Citilink dan Lion Air, pihaknya juga sudah memberikan rekomendasi slot untuk penerbangan kepada Air Asia (2 flight) dan Garuda (1 flight). "Yang masih menunggu rekomendasi slot adalah Express Air dan Nam Air," imbuhnya.

Guna mendukung pengembangan BIJB, Perum Damri akan menyediakan 20 unit armada yang diberangkatkan dari empat kota yaitu Bandung, Cirebon, Kuningan dan Cikarang.

Calon penumpang pesawat dari kota Bandung, akan dilayani oleh 5 armada yang diberangkatkan setiap dua jam sekali mulai pukul dua dinihari. Untuk sementara penumpangnya tidak dipungut biaya, karena Damri mendapat bantuan operasional dari BIJB.

"Saya sudah minta ke direksi, agar 10 unit bis yang terbaik dari bandara Soekarno Hatta dialihkan ke BIJB. Sisanya akan direalisasikan ahir tahun, karena baru diajukan pada tahun 2019 ini," ujar GM Perum DAMRI Bandung Mursalim.

Dengan pengalihan sejumlah penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara Bandung ke BIJB Kertajati serta didukung oleh moda angkutan darat, akan mendukung optimalisasi dan utilisasi bandara kebanggaan Jawa Barat ini.

"Kami berharap masyarakat Jawa Barat menjadikan BIJB sebagai pilihan terbang. Akses darat dari berbagai kota menuju BIJB sudah tersedia. 12 perusahaan multi moda, ikut berkontribusi dalam pemindahan ini," kata Direktur BIJB Muhammad Singgih.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Heri Antasari mengharapkan pembangunan tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan (Cisumdawu) dan KA bandara dapat segera diselesaikan.

"Bila akses darat tersebut selesai, waktu tempuh dari berbagai kota ke BIJB akan lebih pendek. Saat ini dari Bandung ke BIJB melalui tol Cipali ditempuh dakam waktu 2 jam atau lebih. Nanti bila tol Cisumdawu selesai, waktu tempuhnya hanya 45 menit," pungkas Heri. (Ida)

Berita Terkait