Kantor Kecamatan Cicendo Tutup Sementara, 2 ASN Positif Covid-19

Bandung, Beritainspiratif.com – Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Rita Verita mengatakan, dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kecamatan Cicendo, Kota Bandung terpapar virus corona atau covid-19. Hal itu berdasarkan hasil uji usap yang dilakukan tim Gugus Tugas Kota Bandung.

Menurutnya, kedua ASN tersebut merupakan petugas yang bertugas di Kecamatan Cicendo. Penemuan kasus Covid-19 di Kecamatan Cicendo diketahui usai dilakukan tes masif uji usap. Saat ini, kedua ASN tersebut telah melakukan isolasi mandiri.

“Di Kecamatan Cicendo ada 2 orang, penemuan kasus Covid-19 di Kecamatan Cicendo dilakukan tes masif uji usap,” ujar Rita saat ditemui di Kantor Bank Bjb Tamansari Kota Bandung Jumat (4/9/2020).

Baca Juga:Wali-kota-bandung-penuhi-panggilan-kpk-sebagai-saksi-kasus-korupsi-rth

Pihaknya telah melakukan uji usap secara bertahap kepada 33 dinas dan kewilayahan sejak tanggal (27/8/2020) hingga 8 September mendatang. Menurutnya, tiap dinas minimal pegawai yang di uji usap mencapai 50 orang.

“Kurang lebih sekitar 1.500 yang sudah dites, hasilnya belum keluar baru dinsos 12 orang (positif covid-19,” ungkapnya.

Namun, dua orang lainnya yang merupakan petugas kecamatan Cicendo positif covid-19.

“Yang positif covid-19 diberikan pilihan isolasi mandiri atau di isolasi di RSKIA. Sebagian ada di RSKIA, sebagian lagi mandiri,” katanya.

Lebih lanjut Rita mengatakan, tren penyebaran covid-19 di Kota Bandung mengalami peningkatan karena tes masif uji usap di kewilayahan dan dinas. Menurutnya, saat ini jumlah positif aktif sudah mencapai 125 orang sedangkan yang meninggal sebanyak 49 orang.

Baca Juga:4-orang-pegawai-positif-covid-19-disdik-kota-bandung-terapkan-wfh

Sementara itu Kepala Bappelitbang Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan, kantor Kecamatan Cicendo sementara waktu ditutup untuk dilakukan penyemprotan disinfektan dan penyelidikan epidemologi oleh tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung.

“Kantor Kecamatan Cicendo sementara waktu ditutup untuk dilakukan penyemprotan disinfektan dan penyelidikan epidemologi oleh tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung,”jelasnya.

(Mugni)

Bagikan: