Bank Indonesia bersama OJK saat meluncurkan program Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta (23/2/2026) / dok. BI
BERITAINSPIRATIF.COM - Indonesia memiliki talenta muda yang luar biasa sebagai penggerak kemajuan ekonomi digital nasional.
Untuk terus memperkuat para talenta muda nasional, Bank Indonesia (BI) menginisiasi dengan meluncurkan program Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) di Bank Indonesia, berlangsung di Jakarta, Senin, (23/2/2026).
Program ini diinisiasi BI berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ASPI, AFTECH, APUVINDO, dan LPPI. PIDI dirancang untuk mengakselerasi berbagai solusi digital yang siap diterapkan di industri, memperluas inklusi keuangan, dan memberi nilai tambah nyata bagi perekonomian nasional.
Dikutip keterangan resmi Bank Indonesia, Senin (23/2/2026), Gubernur BI, Perry Warjiyo, dalam sambutannya mengungkapkan, PIDI mempertemukan talenta, regulator, industri, dan investor dalam satu ekosistem kolaboratif.
Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam mengakselerasi transformasi Ekonomi dan Keuangan Digital (EKD) yang selaras dengan Asta Cita dan visi Indonesia Emas 2045 melalui pengembangan talenta digital nasional yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.
“Transformasi digital tidak hanya membutuhkan kemajuan teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang mampu mengubah ide menjadi solusi nyata. Melalui PIDI, Bank Indonesia membangun ekosistem agar inovasi talenta muda mampu menjawab kebutuhan industri digital yang semakin kompleks, memperkuat stabilitas sistem keuangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif," ujar Gubernur BI, Perry Warjiyo.
Baca Juga: BI Jabar Buka Penukaran Uang Baru Lebaran 2026, Ini Jadwal & Lokasi Se-Bandung Raya
PIDI diwujudkan dalam program Digdaya dan Hackathon. Digdaya (Digital Talenta Berdaya dan Berkarya) merupakan jalur penguatan kapasitas melalui pelatihan terstruktur dan sertifikasi berjenjang untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme talenta digital muda.
Sementara itu, Hackathon berperan sebagai laboratorium inovasi nasional, ruang kolaborasi untuk menguji gagasan, membangun prototipe, dan memvalidasi solusi berbasis kebutuhan riil industri.
Melalui Digdaya dan Hackathon, peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi mendapatkan pelatihan terstruktur, sertifikasi, mentoring profesional, hingga business matching dengan industri dan job fair.
"Program ini berfokus pada solusi atas tiga problem statement, yaitu (i) Penguatan Ketahanan dan Inovasi Keuangan, (ii) Peningkatan Produktivitas, Ketahanan Pangan, dan Penciptaan Lapangan Kerja, dan (iii) Percepatan Layanan Publik, Ekonomi Kreatif, dan Ekspor Jasa Digital," jelasnya.
Baca Juga: 12 Instansi Penyelenggara MUDIK GRATIS 2026, Ini Link Daftarnya!
Lebih lanjut dijelaskan, bahwa Inisasi PIDI yang mengusung tema “Berinovasi untuk Masa Depan, Memberdayakan Talenta Digital" sekaligus secara resmi membuka pendaftaran Digdaya x Hackathon 2026 yang akan berlangsung selama periode 23 Februari hingga 27 Maret 2026.
"Tim yang dinyatakan lolos seleksi tahap awal akan mengikuti program pelatihan yang mencakup pendalaman berbasis kebutuhan riil industri untuk mematangkan ide inovasinya," ungkapnya.
Pada tahap berikutnya, tim yang terpilih akan memvisualisasikan ide inovasinya dalam bentuk video proof of concept. Selanjutnya, tim dengan ide terbaik akan mengembangkan prototipe yang didampingi mentor dan dipertemukan dengan industri dan investor sebagai off-taker agar solusi yang dihasilkan dapat diimplementasikan secara nyata dan scalable.
"BI berharap inisiatif ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi langsung dalam pembangunan ekonomi digital nasional," tambahnya.
Melalui kerja bersama antara otoritas, dunia usaha, dan talenta muda bangsa, BI menegaskan komitmennya dalam membangun struktur ekonomi digital yang kuat, aman, dan berdaya saing global.
"Dengan ekosistem yang terintegrasi, inovasi diharapkan tidak berhenti sebagai ide, tetapi menjadi solusi yang meningkatkan efisiensi, memperluas akses keuangan, dan mendukung kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
Untuk informasi selengkapnya kunjungi: https://pidi.id dan akun Instagram @Pusatinovasidigitalindonesia.