Wisuda 4.273 Lulusan, UPI Siap Pembelajaran Daring Maupun Luring



Bandung, Beritainspiratif.com - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) siap menyelenggarakan sistem pembelajaran baik secara daring (dalam jaringan) maupun luring (luar jaringan) atau secara tatap muka.

Rektor UPI Prof. Dr. M. Solehuddin menegaskan di era kedepan mau daring maupung luring, UPI harus siap.

Baca Juga:Bio-farma-harga-vaksin-covid-19-dikisaran-rp200-ribu

Menurut Rektor untuk kondisi tertentu pembelajaran secara daring sangat diperlukan, karena banyak mahasiswa yang terlibat dalam kompetisi baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Untuk masa-masa seperti itu pembelajaran secara daring kan sangat penting, karena mereka tidak selalu ada di kampus," kata Rektor kepada media usai upacara wisuda gelombang III tahun 2020 secara daring dan luring, Selasa (13/10/2020).

Rektor UPI Prof. Dr. M. Solehuddin

Rektor mengungkapkan pada awalnya dimasa pandemi covid-19, siap tidak siap pembelajaran daring harus dilakukan untuk mencegah penyebaran virus yang berawal dari Wuhan China tersebut.

Namun kini sudah jauh lebih siap dan lancar, setelah melalui pelatihan SDM dan menyiapkan infrastrukrur serta materi pembelajaran.

"Masalahnya, kalau daring terus namanya manusia kan ada unsur kebosanan, sehingga suatu saat harus luring juga. Semester depan diharapkan sudah bisa dilaksanakan pembelajaran secara normal," ucap Rektor.

Pada upacara wisuda gelombang III tahun 2020 ini, Rektor mewisuda 4.273 lulusan terdiri atas lulusan jenjang D-3 (228 orang), S-1 (3.587 orang), S2 (367 orang) dan S-3 (91 orang).

Para wisudawan secara daring mengikuti upacara wisuda dari rumah masing-masing dengan mengakses akun Zoom dan live TVUPI Digital pada laman www.tv.upi.edu serta live streaming yang dipandu oleh panitia dari Gedung Ahmad Sanusi.

Sementara upacara wisuda secara luring dalam jumlah prosesi dan peserta yang dibatasi, dengan mengikuti Standar Protokol Kesehatan yang ditetapkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Dalam sambutanya Ketua Senat Akademik UPI Prof. Dr. Didi Suryadi, M.Ed. berharap dimasa pandemic covid-19 ini alumni UPI memiliki semangat juang yang jauh lebih tinggi, karena persoalan yang dihadapi saat ini termasuk dalam dunia pendidikan memerlukan berbagai terobosan agar keadaan new normal terasa sebagai normal kembali.

"Saya mengajak alumni tetap optimis dan konsisten dalam berusaha dan melakukan pengembangan diri dan mengamalkan ilmunya untuk kebaikan diri sendiri, keluarga, masyarakat dan negara," ucap Didi.

Pada kesempatan itu, Rektor memberikan penghargaan kepada 4 lulusan terbaik berdasarkan jenjang D3, S1, S2 dan S3 serta 6 lulusan terbaik pada setiap fakultas.

Baca Juga:Ridwan-kamil-tinjau-titik-banjir-di-kota-depok

Rektor UPI Prof. Solehuddin juga memberi penghargaan kepada lulusan terbaik masing-masing jenjang. Mereka yaitu Rina Heryani dari jenjang doktor program studi ( prodi) Pendidikan Bahasa Indonesia Sekolah Pascasarjana dengan indeks prestasi kumulatif ( IPK) 3,99, serta Try Hikmawan dari jenjang Magister (S2) prodi Manajemen Sekolah Pascasarjana dengan IPK 3,98.

Ada pula Rivaldi Indra Hapidzin dari jenjang sarjana prodi Pendidikan Seni Tari FPSD dengan IPK 3,95, serta Juan Andrian dari jenjang diploma prodi Survey Pemetaan dan Informasi Geografis FPIPS dengan IPK 3,76.

Adapun lulusan terbaik berdasarkan fakultas yakni Kinanti Dwi Palupi dari prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FIP dengan IPK 3,93, Thoriq Abdul Aziz dari prodi Pendidikan Kewarganegaraan FPIPS dengan IPK 3,93, serta Meisya Mustika Fazrin dari prodi Bahasa dan Sastra Indonesia FPBS dengan IPK 3,91.

Kemudian ada Nadia Mubarokah dari prodi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam FPMIPA dengan IPK 3,93, Sintia Wulandari dari prodi Pendidikan Tata Boga FPTK dengan IPK 3,90. Aini Dewi Monica dari prodi Ilmu Keolahragaan FPOK dengan IPK 3,84, dan Nadia Amira dari prodi Pendidikan Akuntansi FPEB dengan IPK 3,9.

Kemudian Rivaldi Indra Hapidzin dari prodi Pendidikan Seni Tari FPSD dengan IPK 3,95, Try Hikmawan dari prodi Manajemen jenjang Magister (S2) SPS UPI dengan IPK 3,98, dan Rina Heryani dari prodi Pendidikan Bahasa Indonesia jenjang Doktor (S3) SPS dengan IPK 3,99.

Penghargaan diberikan pula kepada Ummu Hani Mariam dari prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini UPI Kampus Cibiru dengan IPK 3,69. Lalu Yogi Slamet dari prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pendidikan Jasmani UPI Kampus Sumedang dengan IPK 3,92, serta Pitria dari prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini UPI Kampus Purwakarta dengan IPK 3,75.

Entang Yuliandari dari prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini UPI Kampus Tasikmalaya dengan IPK 3,88 serta Ai Susilawati dari prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini UPI Kampus Serang dengan IPK 3,87 juga mendapat penghargaan yang sama.

Baca Juga:

(Ida)

Berita Terkait