Bandung, Beritainspiratif.com - PT Len Industri (Persero) dan Universitas Pertahanan membuat nota kesepahaman tentang kerjasama Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia.

Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Direktur Utama Len Industri, Zakky Gamal Yasin dan Rektor Unhan Laksdya TNI Amarulla Octavian di Ruang Mandalawangi, PT Len Industri (Persero) Bandung pekan ini.

Kedua belah pihak selanjutnya menyelenggarakan Round Table Discussion (RTD) yang membahas tema mengenai Desain Teknologi Interoperability Berbasis Network Centric Warfare (NCW), untuk Mendukung Siskodal Opsgab Tri Matra TNI dalam Rangka Meningkatkan Pertahanan Negara.

Baca Juga:Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi

NCW adalah doktrin peperangan modern yang menginterkoneksikan unit sensor dan penindak dibawah sebuah komando dan pengendalian yang terpadu.

Kegiatan tersebut dilakukan Len Industri dan Unhan, untuk meningkatkan pendidikan, penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya bidang pertahanan dengan melibatkan akademisi, pemerintah dan industri (Triple Helix).

Sejumlah mahasiswa dan dosen pengajar juga sedang melakukan penelitian ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat atau OJT (On The Job Training) di Len Industri selama 3 hari dari taggal 4 hingga 6 November 2020.

Direktur Utama Len Industri, Zakky Gamal Yasin berharal
sinergi ini memberikan kontribusi penelitian, yang nantinya dapat diimplementasikan untuk pemenuhan permintaan bagi kebutuhan pertahanan dan keamanan nasional.

Baca Juga:Bhabinkamtibmas-polsek-sipora-sulap-kuali-jadi-antena-penangkap-sinyal-4g

Menurutnya, Len Industri memberikan dukungan penuh untuk pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan (On The Job Training), dengan fasilitas sesuai kompetensi yang ingin dicapai selama OJT ini berlangsung.

"Bagi para mahasiswa, manfaatkan waktu untuk melakukan audiensi dengan tim engineering (elektronika pertahanan) PT Len Industri (Persero). Semoga potensi penelitian bersama antara Unhan dan Len industri untuk implementasi Network Centric Warfare (NCW) mampu melahirkan inovasi baru yang relevan dengan kebutuhan alutsista pertahanan negara," ujarnya.

Rektor Unhan Laksdya TNI Amarulla Octavian menyebutkan, Stasiun Laut untuk Pengendalian Laut di Selat Sunda dan Selat Lombok bisa menjadi pasar atau peluang bisnis baru buat Len Industri di bidang kemaritiman.

"Saat ini Unhan sudah berhasil dalam melakukan penelitian komunikasi dan radar surveillance pantai dan bisa dipasang di stasiun pantai yang ideal dalam pengendalian laut tersebut," tutur dia.

(Ida)

Baca Juga: