Bandung, Beritainspiratif.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat merilis data bahwa Kota Bandung, Kota Bekasi dan Kabupaten Bandung Barat masuk ke dalam zona merah penyebaran Covid-19 atau tingkat penularan tinggi. Sebagaimana diketahui sebelumnya, Kota Bandung tadinya berada pada status zona oranye dengan tingkat kewaspadaan sedang.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial angkat bicara terkait penetapan status tersebut. Meski berstatus zona merah, ia mengatakan Kota Bandung masih terkendali terkait penyebaran Covid-19.

"Saya yakin Bandung masih terkendali, gak (penambahan kasus)," ujarnya di pendopo Kota Bandung, Senin (5/10/2020).

Baca Juga:Inilah-obat-penanganan-covid-19-produk-bumn-farmasi-yang-siap-digunakan

Ia menyebut jika Kota Bandung sudah dalam keadaan gawat maka pihaknya akan segera bertindak dengan cepat.

Namun begitu, Oded mengaku tidak ingin berkomentar lebih jauh sebab belum melihat secara detail peta resiko penyebaran covid-19.

"Saya tidak mau menanggapi kebijakan provinsi, saya belum lihat peta," katanya.

Baca Juga:Gubernur-jabar-buka-musda-xiv-2020-gerakan-pramuka-jabar-di-bogor

Sebelumnya, peta risiko Covid-19 di Jawa Barat terus berubah setiap pekannya. Memasuki awal Oktober 2020, kondisi risiko penularan virus corona ini pun kembali berubah. Saat ini, Kota Bandung masuk dalam zona merah penularan Covid-19. 

Menurut Sekretaris Daerah Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja, selain Kota Bandung ada dua daerah baru yang masuk zona merah yakni Kabupaten Bandung Barat dan Kota Bekasi. Sebelumnya, kedua daerah ini berada di zona oranye Covid-19.

Baca Juga:

(Mugni)