Bandung, Beritainspiratif.com - Universitas Pasundan Bandung mewisuda 2.527 lulusan yang tergabung dalam gelombang I tahun akademik 2018-2019 Pada hari pertama Selasa 13 November 2018, terdiri dari lulusan Fakultas Teknik, FISIP dan Pascasarjana, yang berlangsung di gedung Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) Jalan Tamansari, Bandung.

Pada hari kedua Rabu 14 November 2018 diwisuda lulusan Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi & Bisnis, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta Fakultas Ilmu Seni dan Sastra.

Diantara wisudawan tampak penyanyi pop sunda pelantun Lagu “Rujak Cuka” dan “ Karedok Leunca” Rika Rafika turut diwisuda dalam jenjang pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Universitas Pasundan Bandung.

Tidak hanya itu, Rika Rafika wanita kelahiran Banjaran Kabupaten Bandung 17 Januari 1979 tercatat sebagai wisudawati terbaik dengan predikat cumlaude, dengan tesis yang berjudul “Manajemen Komunikasi Manajer Artis Pop Sunda: Studi Dramaturgi Komunikasi Manajer Rika Rafika”.

"Yang nantinya berharap tesis ini dapat memberikan manfaat pada pelaku seni, khususnya manajemen Pop Sunda dalam mempopulerkan artisnya," tuturnya.

Baca Juga:rika-rafika-rilis-album-labbaik-terinspirasi-dari-perjalanan-umroh

Mendengar suara Rika Rafika pasti kita akan dibuat terpukau, penyanyi pop Sunda yang telah bernyanyi dan menari ke berbagai penjuru dunia membawa tradisi budaya Sunda hingga ke Eropa Timur, Prancis, Jepang, Korea Selatan, dan Amerika.

Rika yang juga lulusan S1 UNPAD, memiliki Suaranya yang khas dengan 'cengkokan' seperti Sinden, dan membuat penonton terpukau hingga terdiam saat mendengar alunan nyanyiannya.

Rika ketika di luar negeri hatinya merasa sangat berdebar karena mendapatkan standing applause dari setiap penonton yang mendengar suaranya.

Beberapa rilis album Hits pop sunda yang ditayangkan di youtube antara lain terdapat album Kompilasi Lagu Pop Sunda Terbaik ( 9 lagu) diantaranya Bentang Manglayang, Full Album Rika Rafika – Rujak Cuka (berisikan 9 lagu) dengan lagu Hitsnya “Karedok Leunca” – Album Milang Bentang, Cimata Cinta, Bangbung Hideung dan N25 Full Konser Rika Rafika serta masih banyak lagu terbaik lainnya.

Dikutip dari laman Instagram #rikarfka pada Rabu, (14/11/2018) Rika Rafika tercatat sebagai lulusan terbaik mewakili Magister Ilmu Komunikasi Unpas Bandung bersama 17 wisudawan dari Fakultas lainnya, yang telah dilihat 2.315 netizen dengan 116 komentar.

Rika pun menulis ucapan terima kasih pada Instagram tersebut yang dihadiahkan buat Almh. Ibundaku tercinta Sulanengsih binti Mitraganda, Abah Aji, Suamiku @dasepdaeng, anakku @rvldarya dan tak lupa sumber energy terbesar dalam berproses @rikarafika_manajemen………”

Tonton Video:Karedok Leunca

Karangan bunga dari berbagai pihak juga hadir dirumah menyampaikan “Selamat dan sukses atas wisuda Magister Ilmu Komunikasi Rika Rafika, A.Md.,S.Sos., M.Ikom” antara lain dari Pimpinan Badan Kehormatan DPD RI/MPR RI Oni Suwarman.

Tak lupa Rika Rafika pun menyampaikan “terima kasih yang tak terhingga untuk semua perhatian, ucapan, doa dan bunga indah dari rekan, kerabat, relasi, media, mohon maaf apabila tidak bisa membalas satu persatu, hanya Allah yang bisa membalas semua kebaikan….Hatur Nuhun”

Saat dihubungi Beritainspiratif.com melalui sambungan telepon pada, Rabu, (14/11/2018), Rika Rafika menyampaikan bahwa pembagian waktu antara jadwal menyanyi dan kuliah kembali kepada komitmen dan itu bisa berjalan secara beriringan.

"Kalau masalah membagi waktu tentunya erat kaitannya dengan masalah komitment, dari awal memutuskan untuk kembali meneruskan kuliah di program S2 ini, tentunya sudah siap dengan segala konsekuensi manajemen waktu antara, rumah, pekerjaan dan sekolah,” tutur Rika yang aktif bergabung dalam Paguyuban Pasundan, dan turut hadir pada penganugerahan Presiden Jokowi sebagai Pinisepuh Paguyuban Pasundan, Minggu, (11/11/2018).

Lebih lanjut dikatakan Rika bahwa “semaksimal mungkin semua aktifitas dikelola dengan baik, supaya tidak mengganggu satu sama lain”.

“Hal tersebut tidak mudah dan harus diperjuangkan, walaupun secara situasional terkadang ada yang dikorbankan, akan tetapi semuanya berjalan secara beriringan dan saling melengkapi”.

Dikatakan Rika bahwa sebagai sebagai praktisi seni sunda populer, semua ada masanya, sudah menjadi hukum alam, regenerasi terus berjalan. "Nah salah satu motivasi untuk terus melanjutkan pendidikan, selain menggali potensi intelektual, juga sebagai investasi profesi," ungkapnya.

“Suatu saat bisa bergeser selain dari pelaku profesional "penyanyi pop Sunda" juga sebagai akademisi, dikala selera pasar pop Sunda sudah berubah”.

Rika yang memilih jurusan komunikasi berpendapat bahwa bagi saya itu semacam udara, maksudnya setiap orang tidak akan lepas dari proses komunikasi, termasuk sebagai pelaku seni pertunjukan, bukan hanya skill bernyanyi aja, akan tetapi sangat diperlukan public speaking yang baik, komunikasi verbal dan nonverbal yang baik, termasuk berinterkasi dengan audience baik off air maupun on air.

“Dengan ilmu komunikasi yang didapat, luar biasa menambah nilai plus, selain berimbas kepada personal juga berimbas kepada genre musik pop Sundanya”

Ke depannya Rika akan berusaha mengaplikasikan ilmu yang sudah didapat selama ini, baik secara praktis (kepada masyarakat, para pelaku seni) maupun secara teoritis sebagai akademisi berbagi dan berkontribusi terhadap perkembangan ilmu komunikasi saat ini, lewat sharing ilmu sebagai Dosen.

“Insya Allah akan meneruskan ke program Doktoral (S3) mohon doanya,” pungkasnya.

(Yanis)