Yenita Dosen Universitas Tarumanegara Miliki 13 Gelar Akademik

Jakarta, Beritainspiratif.com – Yenita seorang dosen tetap Universitas Tarumanegara memiliki 13 gelar akademik. Gelarnya itu terdiri dari 1 sarjana, 10 gelar master dan 2 gelar doktor.

Yenita gemar dan cinta pada pelajaran, semua dikerjakannya lantaran keinginan untuk mengisi waktu luang. Ia ingin melepaskan waktu libur dan saat pulang malam hari tanpa faedah.

“Saya tertarik untuk mempelajari berbagai disiplin bidang ilmu yang berbeda. Saya juga ingin memanfaatkan waktu kosong di malam hari setelah jam kantor daripada bermacet-macetan di jalan sepulang kerja, dan waktu kosong di weekend untuk hal yang positif dan bermanfaat,” ujarnya kepada Tempo.co pada 14 Agustus 2019.

Setiap gelar yang dimiliki Yenita difokuskan pada ilmu sosial karena ada hubungan ilmu antar satu dan lainnya. sebab setiap ilmu memiliki penekanan sudut pandang yang berbeda, Yenita pun tertarik untuk memperdalamnya.

“Kesemuanya memberikan wawasan baru yang sangat menarik untuk dipelajari secara lebih spesifik. Oleh karena itu, saya sangat bersyukur bisa memiliki kesempatan untuk mengetahui luasan dari berbagai bidang ilmu tersebut yang memiliki karakteristiknya masing-masing yang sangat unik,” ungkapnya yang dilansir Aksi.id.

Yenita pun memiliki cita-cita khusus. Ia mengatakan bahwa satu hal yang selalu ada dalam hatinya, yakni kerinduan dan harapan akan kesempatan untuk memberikan sumbangsih ilmu pengetahuan yang berarti bagi pengembangan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara tercinta ini.

“Khususnya bagi generasi milenial, agar mereka memiliki kecerdasan intelektual, spiritual dan emosional yang baik, selaras dan seimbang, agar mampu menghadapi berbagai tantangan perubahan zaman,” katanya.

Lalu, adakah keinginan Yenita untuk menjadi guru besar dan meraih gelar akademik profesor yang sampai saat ini belum dimilikinya itu?

Ia mengatakan akan melakukannya. Meski demikian, waktunya belum ditentukan.

“Iya, nantinya akan. Tapi masih butuh waktu yang lama sekali untuk menuju jenjang profesor itu,” pungkasnya. (Yanis)

Bagikan: