WIJS 2019, Jabar Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis

Bandung, Beritainspiratif.com – Iklim investasi di Jawa Barat (Jabar) sangat baik dan kondusif, sehingga menjadi primadona bagi investor untuk berinvesatasi di provinsi berpenduduk 48 juta jiwa ini.

Apalagi Jawa Barat juga sangat prospektif, baik dari sisi sumber kekayaan alam, ketersediaan tenaga kerja maupun dari skill yang ada.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia provinsi Jawa Barat Doni. P. Joewono mengatakan,
kodisi investasi yang kondusif menjadikan Jawa Barat sebagai salah satu daerah tujuan paling menarik di Indonesia.

“Iklim investasi di Jawa Barat sangat bagus. Namun, ketidak pastian ekonomi global yang semakin meningkat, perlu dicermati dan diwaspadai. Karena itu, upaya untuk mengakselerasi investasi di Jabar semakin penting,” kata Doni yang diwakili Kepala Group Advisory Pengembangan Ekokomi Kantor Perwakilan Jawa Barat Pribadi Santoso, pada acara Jabar Punya Informasi (Japri) di gedung Sate kota Bandung, Senin (14/10/2019).

Doni berharap melalui
West Java Investment Summit (WIJS) 2019 yang akan digelar 18 Oktober mendatang di Bandung, dapat membuka market access, meningkatkan kinerja dan daya saing Jawa Barat

“Penyelenggaraan WIJS 2019 yang bersamaan dengan Trade Expo Indonesia di Jakarta, kita harapkan dapat menarik buyer-buyer yang di Jakarta itu datang ke Jabar,” ujarnya.

Disamping menawarkan beberapa proyek lanjut Doni, WIJS 2019 bertujuan untuk
Memperluas pasar export Indonesia, terutama dari Jawa Barat.

“Melaui event ini kami berharap investor Jabar mendapatkan pasar baru diluar negeri sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Barat,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pengembangan dan Promosi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) Jabar Eka Hendrawan menuturkan, proyek yang akan ditawarkan pada WIJS 2019 antara lain pembangunan monorail Bandung Raya, proyek pembangunan Tempat Pengolahan Sampah dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legoknangka dan proyek pembangunan Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Jatigede.

“Kita juga akan promosikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido, Pangandaran dan Cikidang yang sudah siap. Untuk TPPAS Legoknangka akan dilakukan tender atau open biding pada ahir tahun 2019 ini,” ucapnya.

Eka menambahkan selain investor domestik, sejumlah investor asing telah menyatakan minatnya terhadap proyek-proyek tersebut. Mereka berasal dari kawasan Eropa, Amerika, Timur Tengah dan dari kawasan Asia.

Pada pembukaan WIJS 2019 yang dijadwalkan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, akan dilakukan penandatanganan beberapa kesepakatan investasi dengan kawasan industri Cikidang, perluasan pabrik elektronik di kabupaten Bekasi dan kesepakatan perdagangan dengan BUMD Pangan Jawa Barat. (Ida)

Bagikan: