Walikota Bandung Resmikan Teras Hijau Project di RW 07 Kel. Sukaraja – Cicendo

Bandung, Beritainspiratif.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meresmikan Teras Hijau Project seluas 516 meter persegi di RW 07 Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Rabu (02/09/2020).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Sekolah Bisnis Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB) dan warga setempat.

Baca Juga:Dukung-ketahanan-pangan-sbm-itb-luncurkan-kebun-teras-hijau-project

Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandung, Oded M Danial beserta istri, Siti Muntamah dan jajaran.

“Teras hijau project merupakan program turunan dari Kang Pisman, tujuannya membuat program pendayagunaan masyarakat menghadirkan teras hijau,” ujarnya di di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Rabu (2/09/2020).

Menurutnya, kegiatan-kegiatan di teras hijau yaitu urban farming, peternakan ayam dan direncanakan ternak madu lebah. Pihaknya berharap agar teras hijau berkontribusi terhadap program kemandirian pangan di tingkat RT/RW di Kota Bandung.

Saat ini, menurutnya program pemberdayaan masyarakat berbasis ketahanan pangan di Kota Bandung terdapat di 150 RW. Kegiatan tersebut berkontribusi terhadap penurunan pembuangan sampah atau zero waste.

“Model ini (Teras Hijau) kolaborasi antara masyarakat dengan Pemkot Bandung dan akademisi. Contoh disini Teras Hijau kolaborasi masyarakat dengan ITB. Ditempat lain ada UIN, saya berharap ketika kolaborasi di tiap wilayah akan terwujud kemandirian pangan,” ungkapnya.

Sementara itu Dosen SBM ITB, Melia Famiola mengatakan, di kawasan Teras Hijau Project dilaksanakan pembibitan tanaman holtikultura. Menurutnya, para warga sekitar dapat memperoleh bibit secara gratis dengan membawa penggantian sampah organik.

Ia mengaku, pihaknya sudah menjalankan program teras hijau project sejak satu tahun lalu dan saat ini merupakan aksi riset. Menurutnya, sebanyak 28 kepala keluarga telah memanfaatkan keberadaan teras hijau project.

“Tanaman yang ditanam yaitu tanaman holtikultura seperti tomat, cabai, selada. Pokoknya kebutuhan keluarga dan herbal serta bunga-bungaan,” katanya.

Melia mengatakan, pihaknya menjual bibit kepada masyarakat dengan harga 50 persen dibawah pasar. Ke depan ia berharap agar bisa bekerjasama minimal dengan 10 RW di Kota Bandung.

(Mugni)

Bagikan: