Walikota Bandung Kenalkan Organik Tower Garden Kepada 17 Ketua RW Sukamiskin

Bandung, Beritainspiratif.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Peraturan Daerah (Perda) No. 09 Tahun 2018 telah mengatur tentang Pengelolaan Sampah di Kota Bandung.

Melalui Waste to Food, Pemkot Bandung dalam melakukan pengolahan sampah dapur (organik) menjadi pupuk, kompos basah dan kering. Lalu, pupuk atau kompos kembali lagi ke alam untuk menyuburkan tanaman.

Baca Juga:Pemkot-bandung-larang-warga-gelar-lomba-dan-karnaval-17-agustusan

Pemkot Bandung pun terus berupaya berinovasi dalam pengelolaan sampah, agar masyarakat bisa mengelola sampah dari sumbernya.

Salah satu metode yang diperkenalkan oleh Walikota Bandung kepada 17 Ketua RW Kelurahan Sukamiskin adalah Organik Tower Garden (OTG).

Pengenalan metode OTG tersebut dijelaskan langsung oleh Wali Kota Bandung, Oded M. Danial kepada 17 Ketua RW di Kelurahan Sukamiskin Kecamatan Arcamanik di Pendopo Kota Bandung, Jln. Dalem Kaum, Kamis (6/8/2020) malam.

Tonton:Video Walikota Bandung Jelaskan Metode OTG ke Ketua RW Sukamiskin

Dalam pengolahan sampah metode Organik Tower Garden (OTG) tersebut, sarana yang digunakan adalah 3 buah ember (bekas cat) yang ditumpuk jadi satu dan berisikan tanah. Lalu tengahnya diberi pipa paralon, untuk penyimpanan/pembuangan sampah dapur (organik)

Lalu disekeliling ember tersebut diberi lubang, tempat menanam berbagai jenis sayuran. Penyerapan pupuk cair ke tanaman tersebut, melalui lubang yang ada.

Oded mengharapkan setiap rumah di Kota Bandung, dapat memiliki satu buah OTG, agar sampah di dapur terselesaikan.

“Coba kalau disatu rumah satu saja yang punya, selain menghemat tempat, juga sampah dapur selesai,” ujar Walikota.

Baca Juga:Panen-lele-dan-sayuran-di-sukamiskin-dihadiri-oleh-tiga-kadis-kota-bandung

Dijelaskan lebih lanjut oleh Oded, pada bagian bawah OTG tersebut memiliki 2 buah lubang sebagai pupuk.

“Jika paralon sudah penuh, maka akan keluar sampah pupuk dari lubang tersebut,” jelas Oded

“kalau lubang satunya ini adalah untuk PPOC, yakni pupuk cairnya, OTG ini tampak lebih bagus lagi jika diberi kaki,” ungkapnya.

 “Dengan menggunakan OTG ini luar biasa bagusnya,” pungkas Oded.

Yanis

Bagikan: