Universitas Negeri Malang Prodi S1 Ekonomi dan Studi Pembangunan, Inilah Prospek Kerjanya

Malang, Beritainspiratif.com – Kota Malang dikenal sebagai kota pelajar. Kota Malang ramai didatangi oleh para pelajar dari berbagai penjuru daerah. Hawa, kuliner dan wisata nya pun tidak jauh berbeda dengan kami yang berasal dari Kota Bandung, serta banyaknya kampus pilihan terbaik yang berdiri di Kota Malang.

Kampus-kampus ternama di Kota Malang ini, bisa jadi salah satu kampus pilihan yang tepat untukmu.
Berikut ini 5 kampus terbesar dan terbaik di Malang versi MalangTIMES, yakni :

  1. Universitas Brawijaya (UB)
  2. Universitas Negeri Malang (UM)
  3. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN)
  4. Universitas Muhammadiyah (UMM)
  5. Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama)

Berdasarkan pengumuman hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) telah diumumkan pada Selasa (9/7/2019) pukul 15.00 WIB melalui link pengumuman-sbmptn.ltmpt.ac.id, putra kami yang merupakan lulusan salah satu SMA Negeri di Bandung, dinyatakan lulus seleksi SBMPTN LTMPT 2019 dan diterima di PTN Universitas Negeri Malang pada Program Studi S1 Ekonomi dan Studi Pembangunan.

Lalu penulis pun mencari tahu lebih jauh tentang kampus tersebut, serta apa sajakah prospek kerjanya yang ada, jika kelak lulus sebagai sarjana Prodi Ekonomi dan Studi Pembangunan. Penelusuran pun dilakukan melalui pendaftaran ulang sekaligus melakukan pembayaran Uang Kuliah Semester (UKS) ke Kampus Universitas Negeri Malang (UM), Jalan Semarang No.5 Malang, yang akan dilakukan pada Selasa, (23/7/2019). Sebelum daftar ulang 2 hari sebelumnya penulis melakukan kunjungan langsung ke kampus tersebut pada hari minggu, (21/7/2019).

Dari penelusuran di laman resmi Universitas Negeri Malang (UM) didapat bahwa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang (FE UM) adalah salah satu fakultas di Universitas Negeri Malang yang didirikan pada Tanggal 3 November 2000. FE UM ini memiliki visi sebagai fakultas yang unggul dalam mencetak kader bangsa yang kreatif, memiliki daya saing, dan peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan, serta menjadi rujukan pengembangan bidang pendidikan ekonomi dan ilmu ekonomi.

Kampus induk Universitas Negeri Malang (Kampus I UM) berlokasi di Jl. Semarang 5 Malang. Sedangkan beberapa program studi diselenggarakan di dua kampus lainnya yaitu Kampus II di Jl. Ki Ageng Gribig 45 Sawojajar Malang dan Kampus III di Jl. Ir Soekarno No 3 Blitar.

Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang mengelola dua program studi tingkat sarjana, yakni Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi dan Program Studi S1 Ekonomi dan Studi Pembangunan.

Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi memiliki keterkaitan sejarah yang erat dengan berdirinya Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Malang pada tahun 1954.

Program studi ini merupakan salah satu program studi S1 pendidikan ekonomi tertua dan terbaik di Indonesia. Program studi ini bertujuan mencetak sarjana pendidikan yang berkepribadian luhur, profesional, dan berkualitas. Sepanjang masa perkuliahan selama 4 tahun (8 semester), mahasiswa dididik untuk menjadi sarjana pendidikan yang memiliki kualifikasi dalam ilmu ekonomi dan pendidikan ekonomi, tak hanya teori melainkan juga praktik dalam dunia pendidikan.

Program Studi S1 Ekonomi dan Studi Pembangunan mencetak sarjana ekonomi yang berkualitas, berkarakter, dan mempunyai keunggulan dalam ilmu ekonomi. Selama durasi perkuliahan 4 tahun (8 semester), mahasiswa dapat mengambil spesialisasi dalam hal ekonomi keuangan dan perbankan, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan koperasi, perencanaan pembangunan ekonomi daerah, atau ekonomi syariah.

Akreditasi A

Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Negeri Malang pada program sarjana telah “Terakreditasi A” berdasarkan Ketetapan BAN-PT No. 1217/SK/BAN-PT/Akred/S/IV/2019, sejak tanggal 30 April 2019 sampai dengan 30 April 2024 yang ditandatangani Prof. T.Basaruddin selaku Direktur Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Jurusan ekonomi pembangunan dapat di kenal dengan jurusan ilmu ekonomi membahas tentang pembangunan negara-negara yang bekembang dengan cangkupan Industri, keuangan, perbankan serta dengan perencanaan pembangunan yang sangat menarik. Seorang mahasiswa jurusan pembangunan ekonomi dapat menaganalisis tentang faktor penyebab permasalahan ekonomi yang ada di indonesia ataupun negara lain dengan menganalisis dari tabungan rakyat, investasi domestik dan asing, ekspor dan impor, pertumbuhan sektor pertanian dan industri yang dimiliki oleh banyak pihak untuk saat ini.

Program pendidikan ini adalah sebuah program yang termasuk kedalam progam pendidikan yang mempelajari tentang ekonomi secara keseluruhan sehingga dalam hal ini, sangat pas dan cocok untuk keadaan ekonomi syang ada di indonesia saat ini.

Dengan adanya pendidikan pembangunan ekonomi di harapkan mahasiswa nya dapat membuat dan menjadi generasi yang dapat menjadi panutan serta tuntunan bagi bagi banyak orang, sehingga apa yang di lakuakan dalam usahanya tersebut dapat berjalan dengan lancar dan sukses sesuai dengan keinginannya.

Dengan adanya pembangunan ekonomi tersebut. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi mahasiswa yang aktif dengan mengembangkan potensi yang dimiliki sehingga dapat menjadi pengganti jabatan dan dapat menemukan solusi dari permasalahan kpembangunan keuangan ini.

Banyak sekali untuk mata kuliah yang dipelajari dalam jurusan pembanguanan ekonomi di antaranya adalah sebgai berikut, matematika ekonomi, ekonomi politik, ekonomi publik, pemikiran ekonomi, sistem ekonomi, sejarah ekonomi, ekonomi inernasional, ekonomi koprasi, ekonometrika, ekonomi pertanian,ekonomi regional, ekonomi industri, ekonomi lingkungan, ekonomi transportasi, ekonomi uang dan bank, dan ekonomi ketenagakerjaan.

Di Bidang Perencanaan dan Analisis Pembangunan, terdapat mata kuliah untuk pembangunan bisnis adalah mata kuliah perencanaan anggaran sektor publik, perencanaan pembangunan desa, dan analisis kebijakan publik dan regional.

Di bidang Bisnis atau Kewirausaha, terdapat mata kuliah akuntansi manajemen, manajemen investasi, perbankan, manajemen keuangan, pajak daerah dan distribusi bisnis, dan hukum bisnis.

Fakultas Ekonomi di beberapa universitas negeri di Indonesia memang membuka secara umum jurusan ilmu ekonomi, akuntansi, dan manajemen. Tapi tahukah kamu bila di beberapa kampus juga membuka jurusan ekonomi pembangunan.

Ekonomi Pembangunan merupakan salah satu cabang ilmu Ekonomi, secara spesifik mempelajari persoalan pembangunan industri, perbankan, keuangan, dan bisnis.

Mahasiswa prodi ekonomi pembangunan akan berkutat dengan analisa berbagai isu perekonomian untuk mencari dan menemukan solusi dari berbagai persoalan ekonomi secara kritis, kreatif, dan inovatif. Di program studi ini, kamu dipersiapkan untuk menjadi perencana bidang pembangunan ekonomi sehingga bisa turut membantu terciptanya kesejahteraan bersama.

Tiap mahasiswa akan menerima mata kuliah Pengantar Bisnis, Matematika Ekonomi dan Keuangan, Ekonomi Pembangunan, Ekonometrika, Sistem keuangan, Perekonomian Indonesia, Manajemen Perbankan, Valuasi Korporat, Etika Ekonomi, Manajemen Risiko dan Analisis Kredit Perbankan, Pengantar Akuntansi, Teori Ekonomi Makro, Teori Ekonomi Mikro, Sejarah Pemikiran Ekonomi, dan Kebanksentralan.

Di samping itu, kalian juga akan menempuh mata kuliah berbagai cabang ekonomi, semisal Ekonomi Internasional, Ekonomi Pertanian, Ekonomi Koperasi dan Kewirausahaan, Ekonomi Publik, Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan, Ekonomi Regional, Ekonomi Moneter, Ekonomi Kependudukan, Ekonomi Transportasi, Evaluasi Proyek Pembangunan, Ekonomi Perencanaan, dan Ekonomi Maritim.

Setelah memahami seluk-beluk perkuliahan ekonomi pembangunan, berikut adalah prospek kerja sarjana ekonomi pembangunan.

Prospek kerja ekonomi pembangunan yang pertama adalah kalian bisa mengincar area pemerintahan. Para sarjana ekonomi pembangunan memiliki keahlian merumuskan persoalan pembangunan industri, perbankan, keuangan, dan bisnis terutama di berbagai instansi pemerintahan dan lembaga negara.

Instansi pemerintah berkaitan dengan perumusan kebijakan di bidang pembangunan ekonomi meliputi BPK, Bappenas, bappeda, Bank Indonesia, pegadaian, dan perpajakan. Di situ, seorang lulusan ekonomi pembangunan dapat memaksimalkan keahliannya.

Di Bappenas misalnya, kalian memiliki tugas penyusunan rencana pembangunan nasional, rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara, pengendalian dan evaluasi terhadap pelaksanaan rencana pembangunan, serta pengambilan keputusan dalam penanganan permasalahan mendesak dan berskala besar. Semua pekerjaan ini sangat membutuhkan lulusan ekonomi pembangunan.

Lembaga Pendidikan
Selain bidang pemerintahan, prospek kerja ekonomi pembangunan pun bisa dibidik ke bidang pendidikan. jurusan ekonomi pembangunan belum banyak tersedia di beberapa universitas. Artinya, pengajar dan ahli di bidang tersebut juga hanya beberapa gelintir.

Ekonomi pembangunan menjadi jurusan paling strategis. Bukan tidak mungkin, beberapa universitas akan membuka jurusan tersebut. Dari situ, peluang para lulusannya menjadi lebih untuk mengabdi menjadi pengajar.

Tak hanya menjadi pengajar, bekerja di lembaga pendidikan sebagai sarjana ekonomi pembangunan bisa juga menyabet profesi sebagai asisten peneliti atau asisten analis kebijakan.

Tentunya harus memenuhi persyaratan seperti melanjutkan kuliah magister di bidang ekonomi.

Suasana antrian pendaftaran ulang mahasiswa baru Universitas Negeri Malang, Selasa (23/7/2019)

Research & Development
Bagian Research & Development (R&D) bertanggungjawab mengelola sejumlah dana tertentu untuk riset dan pengembangan. R&D melakukan tes dan tak jarang membuat alat tes sendiri dan terus mengembangkan teknologi baru untuk meningkatkan kualitas produk perusahaan. Selain itu, seringkali juga melakukan kerja sama dengan perusahaan terkait pengadaan barang dan jasa untuk aktivitas riset dan pengembangan perusahaan.

Dalam R&D, seorang lulusan ekonomi pembangunan bertugas menganalisa berbagai isu perekonomian untuk mencari dan menemukan solusi dari berbagai persoalan ekonomi secara kritis, kreatif, dan inovatif.

Peserta berasal dari Kota Bandung Arfandio Altan usai melakukan daftar ulang

Perusahaan Internasional
Perusahaan-perusahaan internasional baik yang bergerak di bidang ekonomi, perbankan, maupun perusahaan umum juga membutuhkan tenaga lulusan ekonomi pembangunan.

Bagi perusahaan di bidang ekonomi, sarjana ekonomi pembangunan dibutuhkan untuk menganalisa pembangunan industri, perbankan, keuangan, dan bisnis secara berkala.

Sementara di perusahaan umum, lulusan ekonomi pembangunan juga sangat dibutuhkan di bagian analisa data semisal divisi research and development.

Analis Bisnis
Seorang analis bisnis bertugas menganalisis kebutuhan-kebutuhan bisnis dan permasalahan penting bagi para pemangku kepentingan dan mengusulkan solusi-solusi praktis.

Analis bisnis juga dapat mendukung pengembangan materi pelatihan, berpartisipasi dalam pelaksanaannya, dan memberikan dukungan pasca implementasi. Hal ini mungkin melibatkan pengembangan rencana proyek dan seringkali memerlukan keterampilan manajemen proyek.

Biasanya beberapa perusahaan atau industri di bidang keuangan, perbankan, asuransi, telekomunikasi, utilitas, layanan perangkat lunak, dan lainnya membutuhkan seorang analis bisnis. Di perusahaan-perusahaan tersebut, lulusan ekonomi bisnis sangat diperlukan untuk menganalisa kebutuhan bisnis dan pengembangan bisnis.

Lembaga Swadaya Masyarakat
Tiap Lembaga Swadaya Masyarakat atau LSM membutuhkan beragam analisa pembangunan industri perbankan, ekonomi, dan lainnya. Dengan demikian, sumber daya insani tersebut mampu bekerja di organisasi publik, swasta, atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) serta memiliki kemampuan untuk melanjutkan studi Ilmu Ekonomi dan/atau lainnya ke strata yang lebih tinggi. Lulusan prodi ini juga dapat bekerja di sektor swasta dan BUMN, terutama perbankan dan sektor keuangan lainnya.

Itulah beberapa pilihan prospek kerja ekonomi pembangunan. Apakah kalian makin yakin kan untuk memilih kuliah di jurusan ekonomi pembangunan?

Kamu tak perlu khawatir lagi tentang prospek kerjanya. Lagi pula, lulusan-lulusan terbaik ekonomi pembangunan biasanya punya prestasi mentereng, semisal Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan mantan Wakil Presiden RI, Budiono.

Alumni UM antara lain :
1.Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesiake-28 pada Kabinet Kerja.

2.Wahyu Nur Hidayat, Teknik Elektro, pelatih pelatihan guru dan pengajar muda di program Indonesia Mengajar IV.

3.Mario Teguh, Pendidikan Bahasa Inggris, motivator dan CEO Exnal Corp., Jakarta.

Penulis berkesimpulan kuliah di Kampus UM merupakan pilihan yang tepat dan sangat baik. kuliah disinipun menjanjikan masa depan yang terbuka dan terbentang luas, untuk Indonesia yang lebih maju.

Jadi raihlah prestasi terbaikmu sebagai Sarjana Ekonomi Pembangunan di Kampus Universitas Negeri Malang yang keren ini.

Yanis

Sumber :
-Quipper Campus
-Laman Resmi UM

Bagikan: