Tingkatkan APK Pendidikan Tinggi di Jabar, Kampus UPI di Daerah Kembangkan Prodi Baru

Bandung,Beritainspiratif.com – Meskipun jumlah penduduknya terbanyak dibanding provinsi lain di Indonesia, namun Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Jawa Barat masih rendah baru sekitar 17 persen.

Guna menigkatkan APK pendidikan tinggi di Provinsi ini, Kemristekdikti menawarkan penyelenggaraan Program Studi di Luar Kampus Utama.

Program tersebut sudah sejak lama dikembangkan oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dengan menerapkan konsep multikampus di provinsi Jawa Barat dan Banten.

Selain kampus utama di Bandung, UPI juga memiliki 5 kampus di daerah yaitu di Cibiru kabupaten Bandung, Tasikmalaya, Sumedang, Purwakarta dan Serang provinsi Banten.

Ke lima kampus di daerah tersebut akan mengembangkan program studi baru dengan target 10 prodi.

“Selama 27 tahun, kampus di daerah hanya memiliki 2 prodi. Kedepan, akan dikembangkan prodi baru sesuai kebutuhan pasar kerja dan potensi daerah, sehingga diharapkan APK pendidikan tinggi meningkat,” ujar Dr. H.Asep Herry Hernawan Direktur kampus UPI Cibiru di kampus Bumi Siliwangi jalan Setiabudhi kota Bandung, Selasa (23/4/2019).

Ia memaparkan, kampus Cibiru akan tetus mengembangkan prodi baru. Untuk saat ini, membuka prodi Pendidikan Multi Media dan prodi Rekayasa Perangkat Lunak.

Sementara kampus UPI di Purwakarta mengembangkan prodi Pendidikan Sistim dan Teknologi Informasi (PSTI) dan prodi Pendidikan Sistim Telekomunikasi.

“Kami melayani calon mahasiswa untuk daerah penyangga Purwakarta, Subang, Karawang dan Bekasi (Purwasukasi),” kata Direktur Kampus UPI di Purwakarta Prof. Turmudi.

Ia berharap dengan prodi baru tersebut, UPI dapat mensuplai lulusannya untuk kebutuhan daerah industri di keempat daerah itu.

“Namun tidak tertutup kemungkinan juga, untuk memenuhi kebutuhan nasional di wilayah lain,” ujarnya.

Sedangkan pengembangan kampus UPI di Sumedang yang selama ini fokus pada Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Olahraga dan Kesehatan, tahun ini membuka prodi S2 pendidikan jasmani serta S1 Keperawatan dan Nurse. Untuk prodi baru, akan membuka program S2 PGSD.

“Tuntutan daerah untuk program magister ini, sangat nendesak,” kata Direktur kampus UPI di Sumedang Prof. Herman Subarjah.

Kebijakan UPI sebagai universitas multikampus tersebut, akan dibahas pada Temu Civitas Akademika (TCA) yang akan digelar pada tanggal 25 – 27 April 2019 di kampus UPI Cibiru. TCA akan dihadiri civitas akademika seluruh kampus di daerah.

[Ida]

Bagikan: