SSB Tugu Muda Semarang Raih Juara di Ajang ‘Kuala Lumpur Cup 2019’ Malaysia

Semarang, Beritainspiratif.com – Sekolah Sepak Bola (SSB) Tugu Muda Semarang, berhasil meraih juara di level Internasional pada ajang ‘Kuala Lumpur Cup 2019’ di Malaysia yang digelar 2-4 Maret 2019 lalu. Selain mengharumkan nama Indonesia, anak-anak kelahiran 2006 (rata-rata usia 13 Tahun) asuhan Taufan Setiadi juga memupuk harapan Jawa Tengah dan Kota Semarang untuk selalu memunculkan bintang sepak bola di masa depan.

Kesuksesan tersebut tidak lepas dari peran orang tua dan manajer tim, Nurul Fitriyana yang dengan sabar mendampingi pemain di bangku pemain.

Selain instruksi dari pelatih terkait taktik dan strategi, perempuan yang akrab disapa Ana ini juga tidak jarang bergantian berdiri dan berkomunikasi dengan Muliawan Pulung dan kawan-kawan. Menerjemahkan apa yang dikatakan wasit di lapangan, itu yang dilakukan Ana kepada para pesepak bola cilik SSB Tugu Muda.

”Di event internasional pertama kami ini, saya bersyukur anak-anak bisa menjadi juara. Padahal sebelumnya kami tidak menargetkan raihan ini dan semuanya berhasil kami raih karena kerja keras anak-anak. Memang ada kendala dalam hal bahasa Inggris, ini menjadi pembelajaran bagi kami untuk mempersiapkan lagi kepada anak-anak di event internasional selanjutnya,” kata Ana di kantor Gubernuran Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (22/3) kemarin yang dilansir kantor berita antara.

Ya, setelah Kuala Lumpur Cup ini, SSB Tugu Muda kelahiran 2006 akan berpartisipasi dalam Singa Cup di Singapura pada November 2019 nanti. Lalu disusul kejuaraan usia muda di Vietnam di Desember 2019. Mereka kali ini ditarget bisa meraih prestasi seperti di Malaysia. Ana mengatakan tim pelatih dan ofisial akan lebih mempersiapkan secara lebih baik lagi untuk dua event tersebut.

Optimisme SSB Tugu Muda ini bukan tanpa alasan. Di Kuala Lumpur Cup 2019, mereka bisa melaju ke babak final dengan meyakinkan dengan minim gol yang bersarang di jala gawang klub berlogo Tugu Muda ini.

Mereka mengawali turnamen dengan bergabung di Grup E dan berhasil menjadi juara grup usai mengalahkan Fox Football Vietnam (3-0), BTR Seahawks U9 (3-1), ISCKL (4-0), dan Russian Junior Sports Academy B (3-0). Sebagai juara grup mereka lolos 16 besar dan berhasil menggunduli SJCSC Supergirls dengan skor telak 5-0.

Dukungan Pemprov
Kemudian pada perempat final, berhasil mengalahkan Sporting CP Singapore dengan skor tipis 2-1. Tren kemenangan itu berlanjut ketika mampu menjungkalkan ATBTR 3-0 di babak semi final Ajang ini diikuti 25 tim dari 12 negara se-Asia dan Oceania. SSB Tugu Muda mengirimkan total 12 pemain usia di bawah 10 tahun.

”Kemarin di partai puncak kami menjalani all indonesian final melawan United Pro Bandung. Kami menang adu penalti dengan skor 3-1 pada babak penentuan juara ini. Kami optimistis dengan persiapan yang matang, pada dua event internasional berikutnya bisa kembali membawa nama baik Indonesia,” harap Ana.

Dukungan kesuksesan SSB Tugu Muda ini juga datang dari Pemerintah Provinsi Jateng. Dalam silaturahmi SSB Tugu Muda ke kantor Gubernur Jateng, pemerintah daerah setempat nantinya juga akan mendukung kursus bahasa Inggris sekaligus latihan bagi para pemain.

”Saya bangga dengan prestasi anak-anak SSB Tugu Muda. Setelah kami mendengar problem bahasa sempat menyulitkan mereka, kami koordinasikan ke depan karena bahasa memang penting. Saya berharap ada kursus Bahasa Inggris. Saya pribadi punya kawan yang mengurus Kampung Inggris di Magelang dekat Candi Borobudur. Saya pengin nanti anak-anak menjalani belajar Bahasa Inggris di Kampung Inggris Magelang, tetapi harus menyesuaikan jadwal pendidikan di sekolah masing-masing,” kata Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin yang menyambut kedatatangan skuad SSB Tugu Muda kemarin.

Pemprov Jateng juga berharap ke depan para penggawa cilik ini bisa menjadi The Power of Football Jawa Tengah . Hal ini diamini Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Sinung N Rahmadi.

”Anak-anak ini semangatnya keren. Postur tubuhnya kalah dengan negara Asean lainnya, tapi mereka tahu caranya untuk menang. Ke depan, selain diasah teknik bolanya, kami akan dorong untuk berwisata sekaligus berlatih bahasa Inggris praktis di Kampung Bahasa Kota Magelang,” pungkas Sinung.

(Yanis)

Bagikan: