Sleman Pecahkan Rekor Muri Bentangkan Stagen Sepanjang 1.106 Meter

Sleman, Beritainspiratif.com – Executive Manager Muri, Sri Widayati, mengaku senang atas keberhasilan pencatatan rekor kain stagen terpanjang yang dicatatkan dalam Rekor Muri.

“Rekor Muri stagen dengan panjang 1.016 meter ini tidak saja tercatat di rekor nasional, akan tetapi dikukuhkan pula sebagai rekor dunia ke 8.666,” kata Sri, minggu, (7/10/2018) saat penyerahan piagam kepada Bupati Sleman, yang diungkap di laman rekormuri.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman bekerja sama dengan Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS), memperingati hari jadi Kabupaten Sleman ke-102 tahun.

Kabupaten Sleman mencatatkan rekor Muri untuk kain stagen terpanjang di dunia, dengan membentangkan kain stagen berwarna orange di Komplek Candi Banyunibo. Uniknya, stagen tersebut dibentangkan dengan formasi angka 102 yang diangkat oleh 110 anak yatim.

Setelah diresmikan, kain stagen itu dilelang dengan harga Rp 100.000 per lima meter. Hasil lelang didonasikan untuk korban bencana Palu dan Donggala.

Semula stagen yang didaftarkan ke Muri sepanjang 1.001 meter, akan tetapi berdasarkan pengukuran ulang oleh Muri ternyata stagen memiliki panjang 1.016 meter.

Kain stagen dibentangkan membentuk angka 102 dan dibawa 110 santri dari Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Muhammadiyah Bokoharjo Prambanan.

Stagen tersebut dibuat oleh Jumilah (50 tahun), warga Dusun Pingintan, Desa Sumberarum, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman, DIY. Jumilah mengerjakan stagen dalam waktu 1,5 bulan dengan menggunakan alat tenun bukan mesin.

Bupati Sleman, Sri Purnomo, memberikan apresiasi kepada semua masyarakat yang sukses melaksanakan pemecahan Rekor Muri tersebut. Ia berharap, kegiatan itu sekaligus memasyarakatkan lagi penggunaan alat tenun bukan mesin.

Sri menekankan, dengan tangan-tangan inovatif UKM-UKM di Sleman bagian barat, stagen dapat diolah menjadi berbagai inovasi. Mulai dari tas, dompet, peci, syal dan barang-barang cantik lain.

Sri menilai, kreasi-kreasi itu dapat menjadikan kain stagen lebih mendunia. Karenanya, ia berharap, pencatatan Rekor Muri ini mampu mengangkat produk olahan alat tenun bukan mesin dari Kabupaten Sleman.     (Yanis)

Bagikan: