Sang Gerilyawan Jokowi Prihatin ‘Perang ” di Media Sosial Terus Terjadi



Jakarta, Beritainspiratif.com – Kelompok pendukung Joko Widodo yang tergabung dalam Sang Gerilyawan Jokowi (SangGejo) telah menyiapkan program jangka menengah dan jangka panjang, bukan sekadar gerakan jangka pendek untuk mengantarkan Jokowi –Ma’ruf Amin memenangi Pilpres 2019.

“Sebagai organisasi yang independen, di dalam tubuh kami terdapat kelas menengah yang punya cita-cita ingin melihat Indonesia yang damai, di hari-hari pensiun mereka nanti,” kata penggagas berdirinya SangGejo, Indra J Piliang, di Jakarta, Senin (13/8).

Politisi Partai Golkar itu menuturkan, SangGejo adalah organisasi yang berbasiskan anggota (membership), bukan bawahan dan tidak membawahi organisasi lain.

“Sebagai organisasi yang independen kami tak menyebut diri sebagai relawan, melainkan gerilyawan. Sebutan gerilyawan lebih bernuansa partisipasi aktif, tanpa kepangkatan formal,” ujar Indra.

Namun, tambah Indra, dalam kerja – kerja politik untuk memenangkan pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin, SangGejo melibatkan diri menjadi relawan, sebagai istilah teknis yang diatur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“SangGejo akan berkoordinasi dengan Tim Sukses Koalisi Indonesia Kerja yang didaftarkan di KPU,” katanya.

Menurut Indra, SangGejo lahir antara lain sebagai jawaban atas kondisi mutakhir kehidupan politik di Indonesia dimana terjadi “perang tanding” yang tak berkesudahan, terutama di media social.

Indra J Piliang mendeklarasikan SangGejo di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, (27 /7) lalu. Ketika itu Indra menegaskan, Sanggejo dibentuk dengan semangat membangun energi positif dalam kaitan pencalonan Jokowi sebagai Capres untuk yang kedua kalinya.

Namun struktur organisasi SangGejo baru terbentuk dalam rapat yang dihadiri puluhan orang anggota, di Jakarta, Minggu kemarin(12/8). Dalam rapat disepakati sang inisiator berdirinya SangGejo, Indra J Piliang, dipercaya menjadi Panglima dan Ahmad Fais sebagai Sektretaris Jendral.

Dalam rapat juga disusun cetak biru program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

Yones

Berita Terkait