Regenerasi Korsik STIMART AMNI Semarang Dari Stick Master Taruni Shasa ke Riska

Semarang, Beritainspiratif.com – Regenerasi di jajaran anggota Korsik STIMART AMNI Semarang berjalan dengan baik seiring dilakukannya serah terima Stick Master Taruni (Laksa Mayor 4) dari Siti Anisa Sukma (Shasa) Taruni angkatan 55 Prodi S1 Transportasi kepada Riska Nur Fajriyah Taruni angkatan 56 Prodi D3 Jurusan KPN, beserta seluruh anggota Korsik dalam acara yang berlangsung di halaman Kampus STIMART AMNI Semarang, pada Kamis, (17/10/2019).

Sebelumnya Shasa sebagai Stick Master Taruni (Laksa Mayor 4) tampil memukau bersama Korsik STIMART AMNI Semarang dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-73 Polda Jateng tingkat Polda Jateng yang digelar di Simpang lima Kota Semarang, Rabu (10/7/2019).

Korsik / STIMART AMNI Semarang memandang bahwa proses regenerasi itu sangat penting dilakukan, selain untuk keberlangsungan juga untuk melahirkan hal-hal baru yang akan dilanjutkan oleh generasi setelah kita atau oleh para Taruni yunior, terutama terkait visi, spirit dan semua yang terbaik yang dimiliki STIMART AMNI Semarang.

Penunjukkan Riska Nur Fajriyah sebagai Stick Master Taruni (Laksa Mayor 4) pun dilakukan dengan berbagai pertimbangan matang yang telah dilakukan Pengasuh dan Pelatih Korsik dalam latihan.

Penampilan Riska sebagai Stick Master Taruni bersama Korsik STIMART AMNI Semarang

Siapakah Riska

Dihubungi Beritainspiratif.com melalui sambungan seluler, Kamis, (14/11/2019), Riska Nur Fajriyah tercatat lahir di Cilacap, 13 July 1999 dan tinggal di Jl. Polisi Sanmukhid RT/RW 03/13, Kalikudi, Adipala, Cilacap, Jawa Tengah.

Anak kedua dari tiga bersaudara dari pasangan Andri Tristianto dan Tarminah ini, menyelesaikan Sekolah Dasar di SDN 1 Kalikudi, SMP di SMPN 5 Kroya dan SLTA di SMK Pelayaran Samudra Cilacap tahun 2017.

Riska yang suka tantangan, mengungkapkan bahwa stick master merupakan pilihannya.

“Saya suka tantangan dan menurut saya menjadi stick master adalah salah satu pilihan”,ujar Riska

Aksi Riska di Korsik STIMART AMNI Semarang

Riska menyampaikan bahwa jilbab bukanlah penghalang dalam mengikuti berbagai kegiatan positif.

“Harapan saya ingin membuktikan kepada orang-orang bahwa jilbab tidak akan menghalangi hobi dan bakat kami”, tutur Riska.

Riska yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada korsiktar Stimart Amni Semarang 23, juga ingin membanggakan orang tua.

“Membanggakan kedua orang tua, kesuksesan muda, bekerja sesuai dengan kemampuan yang saya miliki”, ungkapnya.

Aksi Riska di Korsik STIMART AMNI Semarang

Tidak lupa Riska pun ucapan terima kasih kepada para pengasuh.
“Saya berterima kasih kepada pengasuh dan senior yang telah mendidik dan melatih saya sehingga saya dapat menampilkan atraksi yang menakjubkan”, ujarnya.

Diakhir perbincangan Riska setelah lulus nanti, mengungkapkan keinginannya untuk bekerja di perusahaan Freight Forwarding,” pungkasnya. (Yanis)

Bagikan: