Kota Bandung Kembali Raih UHC Awards 2026 Kategori Madya

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ira Dewi Jani didampingi Plt Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bandung, Detty Kurnia, usai menerima penghargaan UHC Awards 2026, Selasa (27/01/2026) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat / Diskominfo


BERITAINSPIRATIF.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali mendapat pengakuan nasional dalam komitmennya menjamin hak kesehatan bagi warganya.  

Kota Bandung kembali meraih UHC Awards 2026 dengan Kategori Madya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ira Dewi Jani didampingi Plt Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bandung, Detty Kurnia berlangsung, Selasa (27/01/2026) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kota Bandung menjadi salah satu dari 394 kota/kabupaten di Indonesia yang menerima UHC Award 2026.
Capaian ini menjadi bukti keberhasilan kolaborasi antara lintas sektor dan Pemerintah Daerah Kota Bandung dalam memberikan penjaminan hak dasar masyarakat atas akses layanan kesehatan yang setara dan berkualitas.

Kota Bandung berhasil meraih UHC Awards 2026 Kategori Madya, sekaligus mempertahankan capaian sebagai wilayah dengan Universal Health Coverage (UHC) selama 8 tahun berturut-turut sejak 1 Januari 2018.

Baca Juga: Layanan PUSKESMAS 24 JAM Hadir di Kota Bandung, Ini Lokasi dan Keunggulannya!

Universal Health Coverage (UHC) merupakan kondisi ketika seluruh penduduk terdaftar sebagai peserta JKN, sehingga dapat mengakses layanan kesehatan secara menyeluruh, mulai dari promotif dan preventif hingga kuratif dan rehabilitatif, tanpa hambatan biaya.

Capaian UHC Kota Bandung pada 2025 menunjukkan, hampir seluruh penduduk telah terlindungi, termasuk kelompok masyarakat rentan dan tidak mampu yang iurannya ditanggung oleh pemerintah daerah. 

Hal ini memperlihatkan peran aktif negara dalam menjaga kesehatan warganya.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, serta dukungan masyarakat. 

Sinergi tersebut memastikan pelayanan kesehatan berjalan merata, berkesinambungan, dan berorientasi pada kebutuhan warga.

Lebih dari sekadar angka kepesertaan, UHC memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah. Masyarakat yang sehat mendorong peningkatan produktivitas, menekan beban pengeluaran kesehatan pribadi, serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Baca Juga: Uji Emisi Masih Berlangsung, Insinerator di Kota Bandung Dilarang untuk Digunakan

Manfaat UHC dirasakan langsung oleh warga Kota Bandung. Salah satunya Rini Aryat (27), peserta PBPU Pemda, yang mengaku sangat terbantu dengan program JKN.

“Rawat jalan, rawat inap, sampai operasi, semuanya cover BPJS. Pelayanannya bagus, administrasinya lancar, dan tidak dipersulit,” ujarnya.

Rini menuturkan bahwa dirinya telah menjalani dua kali operasi tanpa dipungut biaya sama sekali.

“Harusnya bayar, tapi jadi gratis. Dari awal minta rujukan langsung dilayani. Semua prosesnya lancar,” katanya.

Ia berharap kualitas layanan kesehatan terus meningkat seiring komitmen pemerintah daerah.

“Semoga ke depan semakin baik dan semakin berjaya,” tuturnya.

Dengan diraihnya UHC Awards 2026 Kategori Madya, Kota Bandung menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh warganya.

Pemkot Bandung pun mengajak masyarakat untuk memastikan kepesertaan BPJS Kesehatan tetap aktif, karena UHC bukan hanya target administratif, melainkan jaminan perlindungan kesehatan bagi semua.

Lihat Berita dan Artikel lainnya di: Google News 

Berita Terkait