Layvin Kurzawa / Foto: Persib.co.id.
BERITAINSPIRATIF.COM - PERSIB resmi memperkenalkan Layvin Kurzawa sebagai bagian dari Maung Bandung untuk putaran kedua Super League 2025/2026.
Kehadirannya bukan sekadar menambah nama di daftar pemain asing, tetapi menjadi kepingan yang memang dibutuhkan tim saat ini.
Di tengah agenda kompetisi yang padat dan tantangan di level Asia, PERSIB berada dalam fase building the team. Klub membutuhkan pemain yang tidak hanya punya kualitas teknis, tetapi juga fleksibilitas, pengalaman, dan pemahaman taktik yang matang. Di titik inilah Kurzawa masuk.
Pemain kelahiran Frejus, 4 September 1992, ini dikenal sebagai pemain multi-posisi.
Bek kiri adalah posisi utamanya, namun ia juga nyaman bermain sebagai sayap kiri maupun bek tengah.
Fleksibilitas ini memberi banyak opsi bagi tim pelatih, terutama dalam situasi rotasi pemain, perubahan skema, atau kebutuhan spesifik di tengah pertandingan.
Baca Juga: Hasil Drawing Babak 16 Besar ACL Two: PERSIB Jumpa Ratchaburi FC
Secara karakter bermain, Kurzawa memiliki beberapa atribut yang relevan dengan kebutuhan PERSIB saat ini.
Crossing akurat dari sisi kiri, kemampuan sweeping ball yang rapi, serta keberanian naik membantu serangan menjadi nilai tambah yang dicari. Ia bukan hanya bertahan, tetapi juga aktif dalam transisi permainan.
Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa perekrutan Kurzawa merupakan rekomendasi langsung dari tim pelatih.
"Tim pelatih merekomendasikan perekrutannya untuk menambah kedalaman skuad di posisi yang biasa ditempatinya, yaitu bek kiri, sayap kiri, dan bek tengah. Kontrak diberikan hingga akhir musim dengan opsi perpanjangan sesuai evaluasi performa dan kebutuhan tim," jelas Adhitia dilaman Persib.co.id.
Rekam jejak Kurzawa juga menjadi pertimbangan penting.
Ia pernah merumput bersama AS Monaco, Paris Saint-Germain, Fulham, hingga Boavista, serta membela Tim Nasional Prancis pada periode 2014-2019. Pengalaman panjang di level tertinggi Eropa inilah yang diharapkan membawa dampak langsung, bukan hanya di lapangan, tetapi juga di ruang ganti.
Baca Juga: PERSIB Kembali Bertengger di Puncak Klasemen Pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026
PERSIB saat ini juga tengah menatap fase krusial babak 16 besar AFC Champions League Two. Kompetisi ini menuntut kedalaman skuad, ketenangan dalam pengambilan keputusan, serta pemain yang terbiasa bermain di laga besar. Dalam konteks itu, Kurzawa diproyeksikan sebagai bagian dari kesiapan tim untuk melangkah lebih jauh di Asia.
Selain itu, manajemen juga menegaskan bahwa seluruh proses perekrutan telah melalui evaluasi menyeluruh, termasuk kondisi fisik dan kebutuhan tim secara keseluruhan. PERSIB melihat Kurzawa sebagai solusi yang relevan dengan situasi saat ini, bukan sekadar melihat masa lalu, tetapi bagaimana kontribusinya ke depan dalam sistem dan rencana tim.
"Kami berharap pemain bersangkutan dapat berkontribusi sesuai ekspektasi klub, baik di Super League maupun di AFC Champions League Two," tambah Adhitia.
Baca Juga: PERSIB Datangkan Bek Muda Bertalenta 'Dion Markx' Berdarah Belanda-Indonesia
PERSIB sedang membangun, menyusun, dan melengkapi. Setiap kepingan yang datang punya peran. Dan bagi PERSIB, Layvin Kurzawa adalah salah satu kepingan penting dalam perjalanan musim ini.
Layvin Marc Kurzawa menegaskan bahwa ia sangat antusias untuk segera dapat membantu Pangeran Biru, Persib Bandung.
PERSIB akhirnya resmi menjadi labuhan baru bagi mantan pemain bertahan Paris Saint-Germain (PSG) tersebut.
"Ini murni keputusan saya. (PERSIB) pilihan terbaik untuk saya dan karier saya," tegas Kurzawa usai sepakat bergabung bersama PERSIB hingga akhir musim nanti.
"Ini petualangan baru dan saya sangat antusias untuk datang dan bermain di sini," ujar pemain yang mengaku pernah datang ke Indonesia untuk berlibur bersama keluarganya pada 2018 silam ini.
Status juara bertahan dan nama besar PERSIB di Indonesia dan Asia, serta besarnya dukungan Bobotoh, diakui Kurzawa membuatnya makin termotivasi untuk segera memberi kontribusi ke tim besutan Bojan Hodak ini.
"Saya ingin membantu tim, memberikan kualitas saya dan menunjukkan ke mereka siapa saya sebenarnya," tambah pemain berusia 33 tahun ini.
Bienvenue, Kurzawa. Wilujeng sumping di Bandung.***