Leader's Forum : “Peran Penting Humas Dalam Penerapan Prinsip Diplomasi"



Bandung, Beritainspiratif.com - Ketua Perhumas BPC Bandung N. Nurlaela Arief, membuka acara “Leader’s Forum” yang digelar pada Jum’at, (26/10/2018) bertempat de Braga by Artotel Jalan Braga No.10 Bandung. “Leader’s Forum”.

Dalam kesempatan wawancara dengan Lala (sapaan akrab) yang disampaikan kepada Beritainspiratif.com, bahwa kegiatan ini adalah acara Forum pertama yang diinisiasi dengan menghadirkan para pemimpin untuk saling berbagi tentang praktek-praktek terbaru di kehumasan, yang dikemas dalam tema “Strategy of Public Diplomacy : Enhancing Global Reputation”

Disampaikan lebih lanjut oleh lala, kepada Beritainspiratif.com, Leader’s Forum ini akan menampilkan tiga pembicara yang pertama tentang “E- Learning Personal Leadership” disampaikan oleh Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof Dr Armida Alisjahbana.

Materi ini ditampilkan dalam sessi video yang telah dilakukan pengambilan gambarnya langsung dari narasumber di ruang kerja Prof Dr Armida Alisjahbana pada tanggal 19 Oktober 2018 menjelang keberangkatan “Prof. Armida ke Thailand, Bangkok sebagai Sekretaris Eksekutif yang ditunjuk PBB.

Pada sesi kedua, akan disampaikan materi “Global PR” oleh Ketua BPP Perhumas Agung Laksamana, M.Sc atau yang mewakili. Pada sesi ketiga dengan materi “International Diplomacy” akan disampaikan oleh Sylvia Yazid, Ph.D Ketua Program Studi Hubungan Internasional Universitas Parahyangan Bandung.

Terkait latar belakang tema yang diambil, Lala menyampaikan bahwa diharapkan dengan banyaknya tema yang saat ini berkembang, maka terkait dengan hubungan diplomasi, nation branding, lalu kemarin ada sian games 2018, dan world bank IMF. " Tugas humaslah yang akan berperan (dalam hal ini Perhumas) bisa turut serta mensosialisasikan dan membantu pemerintah menyampaikan hal tersebut dengan baik dalam tagline #Indonesiabicarabaik”. Kata lala.

Terkait dengan corporate diplomasi lala menyampaikan, bahwa “perusahaan yang ada di Indonesia, harus mencari strategi bagaimana caranya perusahaan dapat melakukan penjualan produk dan layanan dan dapat membawa brand Indonesia”.

Untuk itu dibutuhkan beberapa prinsip dasar yang harus dimiliki corporate tersebut, agar dapat melakukan negosiasi atau pengembangan pasar ke negara tujuan, salah satunya peran humas sebagai perwakilan dari perusahaan tersebut.  " Selanjutnya dikatakan sebagai corporate diplomat, dan bagaimana humas bisa membawa produk ke luar negeri dengan prinsip prinsip diplomasi," pungkasnya.      (Yanis)

Berita Terkait