Ratusan Kyai Ikuti Madrasah Kader NU di Al-Mizan Jatiwangi

Majalengka, Beritainspiratif.com – Sebanyak seratus orang kiai mengikuti pendidikan yang dikemas dalam Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) yang dilegar di Pondok Pesantren Al Mizan, Jatiwangi, 4 – 6 Maei 2018.

Dalam sambutan pembukaan, Jumat (4/5) sore, Ketua Pengurus Cabang NU (PC NU) Kabupaten Majalengka, KH Harun Bajuri, mengatakan, Madrasa Kader NU ini diikuti oleh seluruh pengurus cabang, Perwakilan Majelis Wakil Cabang (MWC), Badan Otonom, Lembaga dan Lajnah NU Majalengka.

“Kuota yang kita sediakan 100 orang peserta yang terdiri dari semua unsur kepengurusan di NU”, katanya.

KH Harun Bajuri menambahkan, di akhir kepengurusannya dirinya ingin memenuhi kewajiban organisasi dengan mengadakan pengkaderan formal seperti MKNU.

“Kepengurusan PC NU periode kepeminpinan saya ini akan berakhir, sehingga saya ingin husnul khotimah dalam berorganisasi dengan mewujudkan adanya pengkaderan formal seperti MKNU ini,” katanya.

Kiai kharismatik ini berharap para peserta MKNU menyerap apa yang disampaikan para nara sumber. “Mohon maaf, walaupun bapak – bapak ini mayoritas kiai dan tokoh masyarakat, untuk dua hari ke depan agar mengikuti MKNU ini dengan baik,” ujarnya.

Sementara Ketua Lembaga Dakwah PB NU, KH. Maman Imanulhaq, berharap MKNU menjadikan NU organisasi yang bisa membangkitkan ghiroh kemajuan, sesuai arti Nahdlatul Ulama yaitu Kebangkitan Ulama.

“Khususnya terkait dengan kebangkitan memerankan pembangunan masyarakat dan bangsa ini,” ujarnya.

Ia pun mengutip ucapan tokoh-tokoh NU bahwa tugas NU yaitu menjaga geografis, menjaga budaya dan menjaga aqidah ahlussunnah wal jama’ah.

“Wilayah NKRI bagi NU sudah final dan geografis ini harus dijaga sekuat tenaga,” kata Kang Maman, sapaan akrab Maman Imanulhaq.

MKNU secara resmi dibuka oleh Pengurus Wilayah NU (PW NU) Provinsi Jawa Barat, KH. Dasuki akan berlangsung selama tiga hari. Nara sumber dalam acara itu antara lain dari Pengurus Besar NU (PB NU) dan PW NU Jawa Barat. Mereka akan memberikan materi perilah keaswajaan dan kebangsaan.

Hadir dalam pembukaan, antara lain Ketua PP LDNU KH. Maman Imanulhaq sekaligus sebagai tuan rumah, Jajaran PW NU Jawa Barat, Mustasyar PC NU, DR. KH. Sarkosi Subkhi, Rois Syuriah PC NU, K. Yusuf Karim dan jajarannya, Ketua PC NU, KH. Harun Bajuri dan jajarannya, Muspida baik sipil, kepolisian dan TNI, dan ratusan peserta MKNU.

(Yones)

Bagikan: