RASA, Pencak Silat Berbasis Seni Khas Desa Sukorejo

Bojonegoro, Betirainspiratif.com – Pencak silat khas Desa Sukorejo, Bojonegoro bernama Rasa kian diminati anak-anak muda. Pencak silat ini berbasis seni bukan pada prestasi jadi sulit menembus jalur prestasi.
“Memang sulit di jalur prestasi. Karena lebih fokus di kebudayaan (seni, Red),” kata pembina Pencak Silat Rasa Masrukin, Jumat (13/4).

Mengutip www.jawapos.com, saat ini jumlah kader Pencak Silat Rasa cukup banyak. Kader yang aktif mencapai sekitar 300 orang. Belum termasuk yang senior. “Pencak silat ini asli Sukorejo, karena lahir dari kampung itu,” ungkapnya.

Menurut dia, selama ini mayoritas kader hanya berlatih dan bermain pencak untuk hiburan. Belum pada taraf prestasi. Selain itu pencak silat ini juga lebih pada kultural. Karena itu dalam urusan prestasi menjadi kurang berkembang. Meski setiap ada kejuaraan, selalu mengikuti.

“Sebagai pencak yang lahir di desa, tentu lebih dekat di ranah kebudayaan,” tukasnya.

Meski begitu, Masrukin berharap suatu saat bisa serius di jalur prestasi. Sebab dengan banyaknya kader, tentu sudah layak di jalur prestasi. Meski saat ini keinginan itu masih sulit karena mayoritas kader dan pengurus masih fokus di seni pencaknya. “Harapannya tentu kelak bisa menjadi pencak berbasis prestasi,” pungkasnya.

(Kaka)

Bagikan: