Presiden Jokowi Buka Pekan Fintech Nasional 2020

Jakarta, Beritainspiratif.com – Pekan Fintech Nasional 2020 yang membahas seputar “Digital Transformation to Accelerate Indonesia’s Economic Recovery”, resmi dibuka Presiden Joko Widodo secara virtual dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (11/11/2020).

Pekan Fintech Nasional (PFN) 2020 ini akan berlangsung dari 11-25 November 2020 diawali dengan kegiatan Indonesia Fintech Summit (IFS) 2020 pada 11-12 November, yang bertemakan “To Survive and To Thrive: Accelerating National Economic Recovery through Concerted Efforts in the Digitization of Indonesia’s Financial Services”.

“Fintech telah memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional dan menambah akses masyarakat terhadap pembiayaan. Namun, masih ada pekerjaan rumah yang besar karena indeks inklusi keuangan kita masih tertinggal dibandingkan beberapa negara lain. Harapannya, para inovator fintech tidak hanya berperan sebagai penyalur pinjaman dan pembayaran online, tetapi sebagai penggerak utama literasi keuangan digital bagi masyarakat,” jelas bapak Joko Widodo.

Baca Juga:HKN-ke-56-dinkes-kota-bandung-serentak-bagikan-masker-ke-kecamatan

“Fintech juga diharapkan dapat mendampingi perencanaan keuangan serta memperluas UMKM dalam hal akses pemasaran e-commerce. Selain itu, para pelaku industri fintech perlu memperkuat tata kelola yang lebih baik serta memitigasi berbagai potensi risiko yang ada.”

Berfokus untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional dan mendukung transformasi digital, Indonesia Fintech Summit 2020 menjadi upaya sinergi antara para pelaku industri fintech dan regulator. Terutama di tengah masa pandemi, kolaborasi yang dijalin harus semakin gencar sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan III 2020 yang membaik, didorong meningkatnya realisasi stimulus Pemerintah serta mulai membaiknya mobilitas masyarakat dan permintaan global.

Dikutip dari Siaran Pers Bersama: Regulator dan Pelaku Industri Ekonomi Digital Wujudkan Sinergi Melalui Indonesia Fintech Summit 2020 yang dilansir Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Rabu (11/11/2020) berikut penjelasan tentang penyelenggaraan Pekan Fintech Nasional 2020.

Tentang Pekan Fintech Nasional 2020
Pekan Fintech Nasional 2020 merupakan rangkaian acara yang menjadi wadah bagi pemerintah/regulator, fintech start-up, dan pemangku kepentingan utama lainnya di ekosistem keuangan digital Indonesia (termasuk platform e-commerce) untuk melakukan upaya bersama dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional melalui adopsi fintech.

Memanfaatkan momentum promosi Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas), 11 November menandai kick-off dari Pekan Fintech Nasional 2020, yang diawali dengan pelaksanaan Indonesia Fintech Summit 2020 pada tanggal 11-12 November, dan diakhiri dengan acara penutupan pada 25 November.

Selama dua minggu berturut-turut (11-25 November), para Penyedia Jasa Keuangan / Penyedia Jasa Keuangan Digital, khususnya fintech akan menawarkan beragam insentif, diskon dan promosi khusus kepada pelanggan.

Tentang Indonesia Fintech Summit 2020
Indonesia Fintech Summit 2020 akan diselenggarakan pada 11-12 November 2020. Topik bahasan dari acara tersebut akan berfokus pada langkah-langkah percepatan digitalisasi jasa keuangan Indonesia, dengan tujuan khusus untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Sorotan diskusinya meliputi: (i) Digitalisasi sistem pembayaran Indonesia dan dampaknya terhadap perekonomian; (ii) Inovasi keuangan digital: SupTech dan RegTech; (iii) Teknologi dan infrastruktur fintech; dan (iv) Perkembangan Fintech Syariah di Indonesia.

Tentang Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH)
Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) merupakan asosiasi penyelenggara inovasi keuangan digital yang telah secara resmi ditunjuk oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan POJK No.13/2018.

Saat ini, AFTECH memiliki lebih dari 350 anggota, yang terdiri dari 359 perusahaan fintech, 24 institusi keuangan, 13 mitra riset, dan enam mitra teknologi. AFTECH memiliki visi untuk mendorong inklusi keuangan melalui layanan keuangan digital, mengacu pada tiga indikator utama inklusi keuangan, yakni: (i) Akses; (ii) Penggunaan; dan (iii) Kualitas.

Tentang Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI)
Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) merupakan asosiasi penyelenggara inovasi keuangan digital yang telah secara resmi ditunjuk oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan POJK No.13/2018 pada 24 Agustus 2020.

Saat ini, AFSI memiliki lebih dari 62 anggota, yang terdiri dari 51 perusahaan fintech, 2 institusi keuangan, 4 mitra riset, dan 5 mitra teknologi. AFSI memiliki visi untuk menjadi wadah dalam mewujudkan kemerataan dan keadilan ekonomi, serta mengakselerasi perkembangan ekonomi Syariah melalui inovasi finansial teknologi untuk kemaslahatan masyarakat Indonesia.

Informasi lebih lanjut mengenai rangkaian kegiatan IFS 2020 dan PFN 2020 serta beragam promosi menarik dapat dilihat melalui situs www.fintechsummit.co.id. **

Baca Juga:

1. Program Sedekah100, Solusi Masalah Anda Dengan Cara Berbagi

2. Pelayanan Umroh Terbaik dari PT. Albadriyah Wisata

3. Rumah-murah-Rp200-juta-dekat-gor-persib-GBLA dan Stasiun Kereta Cepat Tegalluar

Bagikan: