Peserta Media Gathering UPI, Kunjungi Museum Sisa Hartaku Merapi



Bandung,Beritainspiratif.com - Kejadian awan panas yang terjadi pada 2006 silam, memberikan banyak hikmah dan pelajaran bagi siapapun yang tinggal di dekat Gunung Merapi.

Bukan lava, tapi sekedar awan panasnya saja dapat meratakan rumah-rumah warga yang berada di sekitar kawasan Gunung Merapi, yang masih aktif hingga saat ini.

Sebuah museum yang menjadi saksi dari bencana dahsyat tersebut, kini menjadi salah satu wahana edukasi. Siapapun kini dapat melihat langsung dampaknya.

Bukan hanya mahluk hidup seperti manusia atau hewan, bahkan alat-alat rumah tangga hingga sepeda motor juga terkena dampaknya.

"Kita melihat bagaimana manusia yang kulitnya melepuh, termasuk hewan ternak. Hewan ternak ini mau tidak mau kita suntik mati, karena kasihan melihatnya kesakitan," ungkap Pemandu Wisata pada Media Gathering Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), di Yogyakarta, Jumat (29/11/2019).

Selain itu, juga terpampang berbagai foto baik sebelum dan sesudah kejadian erupsi gunung merapi, dimana terlihat cukup jauh berbeda. Terlebih kondisi yang sebelumnya lebih hidup, kini tampak seperti mati.

Juga bunker yang diharapkan jadi satu-satunya harapan untuk dapat berlindung, dari bencana tersebut. Namun tetap masih menimbulkan korban, bahkan dua orang tewas di dalam bunker tersebut.

"Butuh beberapa hari untuk mengevakuasi jasad mereka, karena pintunya yang terhalang oleh batu yang besar," tambahnya. (Ida)

Berita Terkait