Pemkab Majalengka Sosialisasi Kredit Mesra, Ini Syarat Mendapatkannya



Majalengka, Beritainspiratif.com - Bupati Majalengka Karena Sobahi menghadiri kegiatan Sosialisasi kredit Masyarakat Ekonomi Sejahtera (Mesra) tingkat Kabupaten Majalengka, di Gedung Graha Sindangkasih, Majalengka, Selasa (12/3/2019)

Karna mengungkapkan, di tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Majalengka telah menganggarkan untuk guru ngaji dan pengurus masjid se-Kabupaten Majalengka sebesar Rp18 miliar.

Ini kata dia, merupakan salah satu program 100 hari kerja bupati dan wakil bupati yang mulai direalisasikan secepatnya.

"Semoga program ini membuka peluang buat masyarakat untuk bisa memeningkatkan taraf ekonomi umat di Majalengka sekaligus mengurangi masyarakat terhadap pinjaman ke rentenir," harapnya.

Sementara itu, Bagian Divisi UMKM BJB, Deny Mulyadi menjelaskan, untuk persyaratan yang ditetapkan adalah KTP domisili Jabar, surat nikah jika telah menikah.

Selain persyaratan tersebut, juga yang harus dipenuhi yaitu surat rekomendasi pengurus rumah ibadah, mengikuti pelatihan yang diselenggarakan BJB, mempunyai buku tabungan BJB dan membentuk kelompok maksimum 10 orang.

"Masyarakat harus berkelompok 5 hingga 10 orang. Ini akan mendapatkan program pelatihan materi pengelolaan keuangan rumah tangga, rencana usaha dan dinamika kelompok," ungkapnya.

Melalui pelatihan tersebut, dia berharap masyarakat akan dapat memahami cara mengelola keuangan secara sederhana dan mudah. Pinjaman sebesar Rp5 juta tanpa angunan dan bunga dengan masa cicilan selama 12 bulan.

Assisten Kesejahteran Masyarakat dan Pembangunan Setda Kabupaten Majalengka, Abdul Gani menjelaskan, kegiatan tersebut diikut 343 orang pengurus DKM se-Kabupaten Majalengka.

Selain itu juga dihadiri 26 Ketua MUI kecamatan, Kasie pendidikan dan kesehatan kecamatan, serta pengurus ketua DMI , pengurus DKM Masjid Al Imam Kabupaten Majalengka .

Kredit Mesra, menurut Abdul Gani, merupakan program dari Provinsi Jawa Barat, untuk meningkatkan perekomian umat sekaligus pemberdayaan masyarakat.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Bank BJB meluncurkan program pinjaman tanpa bunga dan tanpa angunan bagi masyarakat tidak mampu dalam rangka menumbuh kembangkan para pelaku UMKM.

"Program BJB Mesra diperuntukkan bagi masyarakat Jawa Barat tidak mampu yang ingin mendapatkan permodalan dan dapat diproses di tempat-tempat ibadah seperti masjid atau kelenteng yang telah bekerja sama dengan BJB," paparnya.

Tujuan sosialisasi ini, lanjut dia, untuk menginformasikan bahwa progran ini merupakan kredit tanpa angunan dan bisa mengurangi pengangguran umat.

(Yones)

Berita Terkait