Meneg BUMN: Jalur KA di Jabar Yang Mati Akan Direaktivasi. Bandung – Ciwidey, Akhir Tahun 2019

Kabupaten Bandung, beritainspiratif.com – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mendukung penuh rencana pemerintah pusat untuk mereaktivasi jalur kereta api di Jawa Barat.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat (Sekda Jabar), Iwa Karniwa, mengatakan hal itu usai mendampingi Menteri BUMN RI, Rini Soemarno, membuka Funwalk “Jalan Sehat KAI” dalam rangka memperingati HUT BUMN ke 21 di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Bandung, Minggu (10/3/2019).

Dikutip dari rilis humas Pemprov Jabar, reaktivasi jalur kereta api ini merupakan program Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota, yang bertujuan untuk mempercepat arus barang dan orang melalui angkutan masal.

Secara teknis, Sekda Jawa Barat selaku koordinator, membantu proses dari sisi kewenangan pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota. Hal itu dilakukan melalui sosialisasi/informasi kepada masyarakat agar sadar dan sukarela. Sementara pada pihak-pihak tertentu, Ia menghimbau untuk tidak menjadi provokator dan menghambat pembangunan yang sedang dilakukan.

“Walaupun kita sudah targetkan tetapi di lapangan ada hambatan/provokasi nanti prosesnya akan menjadi sulit. Oleh karena itu saya mohon dengan sangat, semua pihak ikut mendukung dan membantu,” kata Iwa.

“Karena ini untuk kebaikan seluruh masyarakat Jawa Barat, termasuk Indonesia dan dunia untuk berkunjung ke Jawa Barat. Khususnya saat ini pariwisata Jawa Barat mulai digalakkan,” sambungnya.

Di tempat yang sama, Menteri BUMN RI, Rini Soemarno mengatakan jalur-jalur kereta api di Jawa Barat yang mati akan direaktiviasi lagi. Alasannya, masyarakat sekarang lebih meminati naik kereta api karena aman, nyaman dan tepat waktu.

“Pak Sekda perlu saya ingatkan, bahwa kereta api ini kantor pusatnya ada di Bandung. Dan memang Presiden menekankan betul, bahwa di Jawa Barat perlu mendorong lebih banyak lagi reaktivasi jalur-jalur kereta api,” ungkap Rini.

Lebih lanjut Ia mengungkapkan, pada tahun 2018 jumlah penumpang kereta api sudah di atas 425 juta. “Kenaikannya cukup besar dibandingkan tahun 2017. Apalagi banyak daerah-daerah yang dianggap sangat cantik sebagai tempat wisata di Jawa Barat,” katanya.

Sementara menurutnya, jalur Bandung – Ciwidey saat ini baru masih dalam proses pemetaan. “Karena memang jalur-jalurnya ini ada sebagian masih diduduki masyarakat. Tentunya harus dikomunikasikan dengan masyarakat, sehingga masyarakat bisa mendapatkan uang kerohiman atau solusi yang baik,” kata Rini.

“Jadi diharapkan sebelum akhir tahun sudah diaktifkan,” tambahnya. (Ida)

Bagikan: