Larangan Mudik: Mulai 23 April Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh Dari Bandung Dibatalkan

Bandung, beritainspiratif.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung membatalkan sementara seluruh perjalanan Kereta Api Jarak Jauh.

Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Noxy Citrea mengatakan untuk sementara pembatalan dimulai 23 hingga 30 April 2020 sebelum ada telegram dinas perpanjangan pembatalan.

“Pembatalan seluruh perjalanan KA Jarak Jauh ini kami lakukan, menindaklanjuti keputusan pemerintah atas larangan Mudik Lebaran 2020 untuk masyarakat,” ujar Noxy, Kamis (23/4/2020).

Noxy menjelaskan 3 perjalanan KA Jarak Jauh yang masih beroperasi, mulai hari ini (23/4) dibatalkan.

Dengan demikian tidak ada lagi kereta api jarak jauh dari Bandung yang dioperasikan menuju Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur.

“Total sejak 23 Maret 2020, Daop 2 telah membatalkan 62 perjalanan KA, dengan rincian 36 KA Jarak Jauh dan 26 KA Lokal,” tambah Noxy.

Noxy melanjutkan, penumpang yang KA-nya batal berangkat akan menerima pengembalian bea tiket 100%. Penumpang akan dihubungi melalui Contact Center 121 dan dipersilakan untuk mengikuti petunjuk selanjutnya. Jika belum dihubungi, penumpang juga bisa membatalkan tiketnya sendiri melalui aplikasi KAI Access dan loket stasiun.

Pembatalan melalui aplikasi dapat dilakukan hingga maksimal 3 jam sebelum jadwal keberangkatan dan uang akan ditransfer paling lambat 45 hari kemudian.

Adapun untuk pembatalan di loket stasiun dapat dilakukan di semua stasiun keberangkatan KA Jarak Jauh dan Lokal hingga maksimal 30 hari setelah jadwal keberangkatan dengan menunjukkan kode booking dan uang akan langsung diganti secara tunai.

Penumpang dapat menghubungi Contact Center KAI 121 melalui telepon di 021-121, email cs@kai.id, atau media sosial @kai121 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait perjalanannya.

Noxy menambahkan, kebijakan pembatalan perjalanan KA ini akan terus dievaluasi dari waktu ke waktu dengan mempertimbangkan perkembangan situasi di lapangan.

“KAI memohon maaf bagi para penumpang yang perjalanannya tertunda akibat pembatalan perjalanan ini. Hal ini bertujuan untuk menghentikan penyebaran Covid-19 pada saat mudik Lebaran 2020,” tutup Noxy.

(Ida)

Bagikan: