Kota Cirebon Menerima Penghargaan Top 10 Pengelolaan Pelayanan Publik Terbaik Nasional 2018



Jakarta, Beritainspiratif.com - Pemerintah Daerah Kota Cirebon mendapatkan penghargaan Pengelolaan Pelayanan Publik Terbaik Nasional 2018. Bahkan Kota Cirebon masuk dalam 10 instansi yang memberikan pelayanan publik terbaik di Indonesia.

Seperti diketahui, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menetapkan 10 instansi terbaik (Top 10) untuk pengelolaan pengaduan pelayanan publik tahun 2018.

Penetapan tersebut dilakukan melalui keputusan Menteri PAN-RB No 640 tahun 2018 tentang Penetapan Top 10 Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik 2018. Sebanyak 10 instansi tersebut dipilih dari 25 instansi pengelola Sistem Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR) setelah melakukan tahapan presentasi dan wawancara oleh tim evaluasi.

Ada pun Top 10 Pengelolaan Pelayanan Publik Nasional 2018 untuk urutan pertama BPJS Kesehatan, urutan kedua Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), urutan ketiga Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, urutan keempat Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, urutan kelima Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, urutan keenam Pemerintah Kota Bandung, urutan ketujuh Pemerintah Kota Cirebon, urutan kedelapan Pemerintah Kota Semarang, urutan kesembilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan urutan kesepuluh Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta.

Pj Wali Kota Cirebon, Dedi Taufik, M.Si, saat menerima penghargaan di Jakarta Convention Center, Kamis (8/11/2018), mengaku sangat bangga dengan penghargaan yang diberikan untuk Kota Cirebon.

“Ini kebanggan untuk Kota Cirebon,” ungkap Dedi. Bahkan Kota Cirebon berhasil masuk Top 10 untuk pengelolaan pelayanan publik tersebut.

Penghargaan ini, lanjut Dedi sekaligus evaluasi untuk Pemerintah Daerah Kota Cirebon untuk bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statisik (DKIS) Kota Cirebon, Iing Daiman, S.Ip., M.Si, juga menyambut gembira diterimanya penghargaan tersebut.

“Apalagi kompetisi pelayanan publik ini diikuti semua stakeholders, tidak hanya level kabupaten dan kota, bahkan juga provinsi, kementrian hingga BUMN,” ungkap Iing.

Selanjutnya Iing juga berterima kasih kepada segenap perangkat daerah lainnya di Kota Cirebon yang telah bekerja sama dengan menindaklanjuti semua aduan yang ada selama ini.

Sejumlah pertimbangan, lanjut Iing, menjadi dasar terpilihnya Kota Cirebon masuk dalam Top 10 Pelayanan Publik Terbaik di Indonesia. Salah satu contohnya ketika ada demo transportasi online dan konvensional beberapa waktu lalu. Saat itu Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersama dengan stakeholders terkait lainnya saling berkoordinasi dengan bekerja sama menyelesaikan permasalahan ini. Salah satunya dengan membentuk Satgas bersama yang akhirnya ditiru oleh daerah-daerah lainnya di Indonesia.      (Yones)

Berita Terkait