Kisah Sukses Pemilik Toko Oleh-Oleh Krisna Bali Yang Hanya Lulus SMP



Cirebon,Beritainspiratif.com - Gusti Ngurah Anom yang biasa disapa Ajik Krisna tidak menyangka kalau dirinya sekarang menjadi orang sukses, pasalnya sebelum mendirikan puluhan toko oleh-oleh Ajik mengaku hidup sangat kekurangan.

"Orang tua saya tidak mampu, jangankan tanah, rumah saja tidak punya, dan saya sendiri hanya tamatan SMP," ujar Ajik, saat memberikan motivasi kepada puluhan pengusaha Industri Kecil Menengah (IKM) Kota dan Kabupaten Cirebon, di Kantor Disperindag Kabupaten Cirebon, Rabu (26/6/2019).

Dikatakan Ajik, karena ketidak mampuan orang tuanya itulah membuat, diri hanya sekolah hingga lulus SMP. Jangankan untuk membeli sepeda, uang saku sekolah saja tidak pernah dikasih sama orang tuanya.

"Karena tidak mampu, saya berhenti sekolah, dan dari situ saya pergi meninggalkan kampung halaman, tanpa seijin orang tua," katanya.

Diceritakan Ajik, saat dirinya merantau pertama kali ke Denpasar, Ajik rela menjadi tukang cuci mobil, setelah mendapat kerja, Ajik kemudian berfikir untuk mencari kerja yang menyediakan mess dan juga makan yang cukup.

"Kemudian saya kerja di konveksi, dan konveksi tempat saya kerja pun makin berkembang," jelasnya.

Pada tahun 2007, menjadi titik awal Ajik untuk berkembang, dengan modal seadanya, dirinya memberanikan diri untuk membuka outlet oleh-oleh yang petama.

"Setelah 6 bulan kemudian, pada tahun 2008, saya buka outlet yang ke dua," katanya.

Toko oleh-oleh yang di buka Ajik, mendapat respon positif dari masyarakat, sehingga pada tahun 2009 dibuka outlet yang ke tiga.

"Toko Krisna 1,2 dan 3 hanya buka sampe jam 10 malam, sedangkan pengunjung masih ramai, saya punya inisiatif untuk membuka tokoh oleh-oleh 24 jam," jelasnya.

Sukses membangun toko oleh-oleh di Bali yang sekarang jumlahnya mencapai 29, Ajik pun melebarkan sayapnya ke kota Jakarta dengan mendirikan toko oleh-oleh terbesar se Asia Tenggara.

"Outlet saya yang ke 31 kemarin dibuka oleh Presiden Jokowi, dan outlet terbesar ini mendapat respon yang luar biasa dari Presiden. Dan Presiden berharap IKM di Indonesia mempunyai daya tarik tersendiri," tandasnya.

Cirebon, menurut Ajik, siap membantu IKM, untuk berkembang, dan dapat bersaing dengan prodak yang sudah ada.

"Saya siap membantu SDM-nya, setelah udah jalan saya siap meninggalkan, namun kalau IKM berharap IKM ada Krisnanya saya juga sangat siap," tambahnya. (Dekur)

Berita Terkait