Kang Emil Ingin Benahi Infrastruktur Pasar dan Stasiun Depok

Kang Emil Ingin Benahi Infrastruktur Pasar dan Stasiun Depok

Depok, Beritainspiratif.com – Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil blusukan ke Pasar Kemiri, Depok. Sebelum ke Pasar Kemiri, Kang Emil menumpang kereta api bersama tim dari stasiun Pasar Minggu ke Stasiun
Depok.

Kang Emil menyoroti banyaknya penumpang yang berdesakan di dalam kereta api tujuan Depok. Dia berjanji akan mencarikan solusi untuk
mengurangi masalah tersebut.

“Nah untuk kommuter ini saya kan harus tahu juga. Biasanya kalau ketemu saya wawancara. Kalau saya punya kuasa mungkin saya akan kurangi problem problem yang bisa saya lakukan,” kata dia.

Emil sendiri sudah menggunakan kereta api selama 7 tahun, meski tidak
di Indonesia. “Jadi berdesak desakan sepeti ini pernah dan lebih parah. Mudah mudahan dengan begitu saya bisa berempati. Kedua saya
bisa mencari solusi yang memudahkan apa yang menjadi keinginan mereka,” terangnya.

Emil merasa sesaknya penumpang kereta api lantaran sejumlah persoalan.
Namun yang paling utama adalah jumlah kereta yang masih minim.

“Kenapa numplek-numplek begini. Logika sederhana mengatakan karena
jumlah kereta. Kayak wadah lah airnya berlimpah tapi wadahnya itu kecil jadi berluber. Misalnya keretanya bisa ditambahi atau keretanya
gerbongnya dibanyakin. Intinya masalah warga saya itu masalah saya juga,” jelasnya.

Setelah berbincang dengan warga pengguna KRL dan para pedagang di sekitar stasiun Depok, Kang Emil lalu berjalan kaki menyusuri lorong stasiun menuju pasar Kemiri Depok.

Sejumlah warga dan pedagang terlihat antusias menyambut kedatangan
Wali Kota Bandung nonaktif itu. Mereka berebutan untuk bersalaman dengan pasangan Uu Rizhanul Ulum tersebut.

Selain menanyakan kepada pedagang soal kesulitan yang dialami selama
ini, Kang Emil juga membagikan kalender kepada para pedagang atau warga yang kebetulan melintas.

Emil menjelaskan, pada umumnya masalah yang dihadapi oleh para pedagang pasar sebenarnya sama. Termasuk, pada Pasar Kemiri, Depok,
Jawa Barat.

“Asal dibikin struktur yang lebih baik, lebih kuat saya kira bisa lebih manusiawi. Ramainya memang ini kan pasar yang jadi sumber tukang
sayur, setelah dibeli dengan sangat murah tukang sayur baru mendapat provit dengan berjalan kaki menggunakan sepeda motor mereka ke wilayah-wilayah perumahan,” jelasnya.

Emil berjanji kalau dirinya terpilih menjadi gubernur bakal berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan kesejateraan para pedagang pasar. Termasuk, infrastruktur pendukung guna memuluskan niatannya
itu.

“Mudah-mudahan kalau nanti ada waktunya bisa kita perbaiki, karena kondisi sekarang kurang maksimal khususnya tenda-tendanya masih yang informal, dan harus kita pahami. Yang namanya pasar yang dari dulu sampai sekarang adalah pusat ekonomi kerakyatan yang terus harus kita bela, makanya harus kita bela, kalau gak kita bela nanti punah, nantinya lari ke mall,” jelasnya

“Kalau di mall harganya lebih mahal, yang kayak nanti makin kaya kalau pasar gini kan lose-losenya dimiliki oleh rakyat kecil, sedikit dua
dikit bisa dipakai untuk mensejahterahkan keluarganya,” demikian Emil.

Yanis

Bagikan: