Jadi Pilot Project YPBB, Disperkim Jabar Kunjungi Kampung Kang Pisman RW 09 Sukaluyu Bandung

Bandung, Beritainspiratif.com – Pendamping Kawasan Bebas Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, M. Riyanto bersama Direktur Perkumpulan Yayasan Pengembangan Biosains dan Bioteknologi (YPBB) David Sutasurya mendampingi Ketua RW 09 Kelurahan Sukaluyu Kecamatan Cibeunying Kaler, kamis siang (13/06/2019) saat menerima kunjungan dari Dinas Perumahan dan Pemukiman (DISPERKIM) Propinsi Jawa Barat, Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung.

Kunjungan dimaksudkan untuk melihat secara langsung sistem pengelolaan sampah di RW model Kampung Kang Pisman, yaitu RW yang mengelola sampahnya dengan menerapkan prinsip KANG PISMAN (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan).

Dalam menjalankan upaya pengurangan timbulan sampah (KANG) di RW ini di setiap pertemuan-pertemuan warga telah membiasakan menyajikan makanan dan minuman yang tidak berkemasan plastik sekali pakai. Setiap rumah tangga diharuskan memisahkan (PIS) sampah sisa makanan dan potongan sayuran (organik lunak), sampah sapuan kebun seperti daun, ranting, tulang, kulit buah yang keras (organik keras), sampah bernilai ekonomi (botol/cup plastik, kertas, kaleng) dan sampah lainnya (residu, B3).

Sementara sampah organik baik yang berasal dari dapur seperti sisa makanan dan potongan sayuran ataupun dari sapuan kebun seluruhnya diolah dan dimanfaatkan di kawasan ini (MAN) dengan berbagai teknologi tepat guna yang tersebar di beberapa fasilitas umum/taman RT.

RW 09 Sukaluyu merupakan pilot project YPBB dalam menerapkan sistem pemilahan dari sumber (Zero Waste Cities) sejak 2015 yang kemudian diberikan pendampingan dari DLHK Kota Bandung sejak 2018, tutur David Sutasurya.

“Gerakan Kang Pisman, mengurangi, memisahkan dan memanfaatkan sampah dimulai dari keteladanan para pengurus RT dan RW” demikian dikatakan Iwan Poernawan, Ketua RW 09. Dan kini sudah lebih dari 50 persen rumah tangga di wilayahnya mematuhi pemilahan sampah dari rumah tangganya masing-masing. Untuk warga yang belum menaati maka terus diberikan edukasi.

Di tempat yang sama, dikatakan juga oleh Kepala DLH Cimahi, Mochamad Ronny bahwa saat ini di Kota Cimahi pun dengan menggandeng YPBB sedang menjalankan program sejenis yaitu Zero Waste Cities dengan menggunakan Tenaga Harian Lepas Patroli Kebersihan (Tim PATIH) sebagai edukator dan pendamping programnya.

Yanto

Bagikan: