Imam Syafi’i: Barangsiapa Inginkan Husnul Khatimah, Berprasangka Baiklah Kepada Sesama

Beritainspiratif.com – Imam Syafi’i adalah kerabat dari Rasulullah, ia termasuk dalam Bani Muththalib, yaitu keturunan dari al-Muththalib, saudara dari Hasyim, yang merupakan kakek Muhammad. Saat usia 13 tahun, Imam Syafi’i dikirim ibunya untuk pergi ke Madinah untuk berguru kepada ulama besar saat itu, Imam Malik.

Dalam perjalanan hidupnya Imam Syafi’I banyak sekali memberikan petuah dan nasihat yang dapat kita jadikan tuntutan dalam hidup kita.

Dikatakan bahwa, Kebaikan itu ada pada lima perkara yaitu mampu mengawali diri, menjauhkan diri dari menyakiti orang lain, menggunakan rezeki yang halal, berserah diri kepada Allah dan meyakini segala kekuasaan Allah.

Keridhaan manusia sukar untuk engkau capai. Selamat dari lidah manusia tidak bermakna sudah bisa dianggap mencapai jalan mendapat keridhaan mereka. Oleh karena itu hendaklah engkau melakukan perkar yang bermanfaat bagimu dan senantiasalah berbuat demikian.

Berikut nasehat emas dari Imam Syafi’i :

“Capailah tujuan sesuatu percakapan itu dengan diam dan capailah sesuatu keputusan itu dengan berfikir”.

Dikutip dari rangkuman berbagai sumber, inilah nasehat emas yang emas yang disampaikan Imam Syafi’I yang dapat kita jadikan pelajaran dalam hidup kita;

“Bila kau tak mau merasakan lelahnya belajar, maka kau akan menanggung pahitnya kebodohan” (Imam Syafi’i)

“Jangan cintai orang yg tidak mencintai Allah, kalau Allah saja ia tinggalkan, apalagi kamu” (Imam Syafi’i)

“Barangsiapa yang menginginkan husnul khatimah, hendaklah ia selalu bersangka baik dengan manusia” (Imam Syafi’i)

“Doa disaat tahajud adalah umpama panah yang tepat mengenai sasaran” (Imam Syafi’i)

“Ilmu itu bukan yang dihafal tetapi yang memberi manfaat” (Imam Syafi’i)

“Siapa yang menasehatimu secara sembunyi-sembunyi, maka ia benar-benar menasehatimu. Siapa yang menasehatimu di khalayak ramai, dia sebenarnya menghinamu” (Imam Syafi’i)

“Berapa banyak manusia yang masih hidup dalam kelalaian, sedangkan kain kafan sedang di tenun” (Imam Syafi’i)

“Jadikan akhirat dihatimu, dunia ditanganmu dan kematian dipelupuk matamu” (Imam Syafi’i)

“Berkatalah sekehendakmu untuk menghina kehormatanku, diamku dari orang hina adalah suatu jawaban. Bukanlah artinya aku tidak mempunyai jawaban, tetapi tidak pantas bagi singa meladeni anjing” (Imam Syafi’i)

“Amalan yang paling berat diamalkan Ada 3 (tiga). 1. Dermawan saat yang dimiliki sedikit. 2. Menghindari maksiat saat sunyi tiada siapa-siapa. 3. Menyampaikan kata-kata yang benar dihadapan orang diharap atau ditakuti” (Imam Syafi’i)

“Orang yang hebat adalah orang yang memiliki kemampuan menyembunyikan kemeralatannya, sehingga orang lain menyangka bahwa dia berkecukupan karena dia tidak pernah meminta” (Imam Syafi’i)

“Orang yang hebat adalah orang yang memiliki kemampuan menyembunyikan amarah, sehingga orang lain mengira bahwa ia merasa ridha” (Imam Syafi’i)

“Orang yang hebat adalah orang yang memiliki kemampuan menyembunyikan kesusahan, sehingga orang lain mengira bahwa ia selalu senang” (Imam Syafi’i)

“Apabila engkau memiliki seorang sahabat yg membantumu dalam ketaatan kepda Allah, maka genggam eratlah ia, jangan engkau lepaskan. Karena mendapatkan seorang sahabat yang baik adalah perkara yang sulit, sedangkan melepaskannya adalah perkara yang mudah” (Imam Syafi’i).

Semoga bermanfaat

Yanis

Bagikan: