IAEI Jabar Gelar Bincang Muamalah 24 : Saatnya Wanita Lebih Kreatif dan Inovatif

Bandung, Beritainspiratif.com – Kegiatan ini merupakan program pengembangan dan penguatan kalangan Ibu rumah tangga dalam ekonomi syariah dan bisnis online.
Setelah sebelumnya di Bulan September ini, Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Jabar menyasar pondok pesantren dan para santri melalui silaturahmi, seminar, tabligh akbar, peringatan bersama satu Muharram bahkan pemilihan Duta Santri Halal di Jawa Barat.

Acara Bincang Muamalah seri 24 ini bertindak sebagai pembicara Dr. Aldina Shiratina SE., M.Si, dengan topik “Membangun Kreativitas Usaha Online di Kalangan Ibu Rumah Tangga”, dilaksanakan pada Jumat, (6/9/2019), bertempat di Kantor MUI kota Bandung, jalan Sadang Serang.

DR. Aldina Shiratina, SE., M.Si ( Sebelah kiri, baju putih) menerima sertifikat penghargaan sebagai pembicara dari IAEI Jabar dan MUI Kota Bandung Bidang Ekonomi

Dikatakan, bahwa kami menyadari bahwa ibu rumah tangga, mempunyai potensi dan peran yang sangat penting dan kompleks bukan hanya di internal keluarga tetapi juga di masyarakat, ujarnya.

Hal ini sesuai dengan misi Aldina Shiratina yang juga pengurus Bidang Pembiayaan UMKM dan Koperasi di IAEI Jabar, yang ingin meningkatkan peran perempuan terutama dikalangan ibu rumah tangga.

Tokoh muda perempuan Jawa Barat yang baru menyelesaikan studi Doktor nya di Universitas Padjajaran ini mengatakan, bahwa kita berharap Ibu rumah tangga dan perempuan di Jawa Barat dapat memanfaatkan waktu dengan berbagai kegiatan yang lebih maksimal untuk meningkatkan level keluarga diantaranya melalui ekonomi syariah dan bisnis online.

DR. Ir. H. Arsyad Ahmad, M.Pd, menyampaikan sambutan

Sementara itu, DR. Ir. H. Arsyad Ahmad, M.Pd Ketua Bidang Pembiayaan UMKM dan Koperasi IAEI Jabar serta Ketua Bidang Ekonomi MUI Kota Bandung mengatakan, bahwa pemberdayaan masyarakat khususnya perempuan merupakan salah satu program dari MUI Kota Bandung Bidang Ekonomi yang sudah berjalan belasan tahun.

“Program lain seperti Koprasi Syariah berbasis Masjid, juga berbagai kerjasama dengan lembaga dan organisasi lain kerap rutin dilaksanakan,” katanya.

“Hal ini semata mata kami lakukan dengan niat tulus dan ikhlas untuk membantu sesama dalam peningkatan kesejahteraan, saya berharap dengan masuknya IAEI Jabar mengisi acara ini membuahkan pengetahuan dan wawasan yang lebih variatif bagi peserta,” tegas nya

Pada kesempatan itu, Sekretaris V IAEI Jabar, Sumiati, S.HI., MH yang juga aktif mengajar di UIN SGD Bandung, menyampaikan bahwa acara ini penting dilakukan sebagai rangkaian pengembangan ekonomi Islam di Jawa Barat yang salah satunya adalah dengan memberdayakan masyarakat terutama kaum muslimah.

Sumiati, S.HI., MH – Sekretaris V IAEI Jabar


“Saya berharap, kegiatan kerjasama ini bisa terus ditingkatkan, karena saya percaya dengan visi dan misi yang sama maka kontribusi nyata di masyarakat akan lebih besar,” ungkapnya.

Bincang Muamalah Seri 24 terlaksana dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang mayoritas peserta umumnya para ibu rumah tangga, di ulas Aldina, seperti bagaimana membangun kreativitas usaha online di kalangan ibu rumah tangga dengan tujuan mereka dapat mengisi waktu senggang dari rutinitas mengurus rumah tangga yang juga dapat dijuluki dengan sebutan “super mom” dengan membuka bisnis online.

Wawasan ekonomi syariah serta manfaat dan pemaparan teknis bisnis online tersebut diharapkan para ibu rumah tangga dapat tetap melakukan bisnis tanpa mengabaikan kewajibannya sebagai seorang istri. Oleh karena itu cara membangun kreativitas para ibu rumah tangga tersebut dapat memanfaatkan sosial media sebagai alat untuk mempromosikan produk dengan membuat pesan yang menarik dan memiliki sifat membujuk sehingga membuat mereka tertarik untuk membeli produk yang kita jual.

“Bahwa wanita di era industri 4.0, saat nya lebih kreatif dan inovatif sehingga diperlukan peningkatan langkah pemberdayaan dengan memulai usaha dari skala mikro terlebih dahulu yang nantinya akan dapat berkembang menjadi usaha kecil, menengah dan maju,” Pungkas Aldina.

Roni

Bagikan: