Goyang Karawang Dengan Peserta Terbanyak Pecahkan Rekor MURI

Karawang, Beritainspiratif.com – Ribuan masyarakat Karawang, dari anak-anak hingga orang dewasa, berkumpul di Lapangan Galuh Mas. Dengan lenggok yang khas, mereka menari goyang Karawang secara serentak. Penampilan putra-putri terbaik Karawang ini juga memecahkan rekor MURI penari goyang Karawang terbanyak dengan 17.857 peserta.

Selain pemecahan rekor MURI, Festival Goyang Karawang juga menyuguhkan penampilan peserta dari tujuh provinsi di Indonesia dan 15 negara sahabat.

Festival bertajuk art of harmony ini digelar 26-29 Septemper 2019 di Lapangan Galuh Mas. Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan, 17.000 peserta yang menari Goyang Karawang hadir tanpa dibayar.

Mereka datang karena cinta terhadap kearifan budaya lokal Karawang. Menurutnya, kearifan budaya lokal, dari Sunda, Betawi, hingga Priangan, ada di Karawang.

“Itulah indahnya Kabupaten Karawang. Begitu indahnya harmoni kebudayaan yang diperlihatkan teman seniman dan budayawan kepada kami semua,” kata dia seperti dilansir Kompas.com.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, kata Cellica, berkomitmen pada bukan saja infrastruktur pendidikan, kesehatan, dan infrastruk fisik, seperti jalan dan irigasi yang dibangun, melainkan juga indeks kebahagian masyarakat melalui seni budaya.

“Ke depan Karawang tidak saja dikenal dengan pusat pertanian dan industrialisasi, tetapi juga pusat sejarah dan kaya akan seni dan budayanya,” kata dia.

Di usia yang ke-386, Karawang akan terus berbenah di segala bidang, termasuk di bidang seni budaya dan dalam membahagiakan masyarakatnya.

Apresiasi Kebala Bidang Pemasaran 1 Area Jawa Kementerian Pariwisata Wawan Gunawan mengapresiasi digelarnya Festival Goyang Karawang Internasional.

Hal ini, kata dia, sebagai upaya memajukan daerah dari segi pariwisata. “Tentu selain aksesibilitas, amenitas, tentu atraksi ini, seni jaipongan yang terkenal khas Karawang, yaitu goyang Karawang,” kata dia.

Kementerian Pariwisata, kata dia, mendukung penuh festival yang digelar untuk kali kedua ini. Ke depan, acara ini masuk dalam kalender festival nasional. (Yanis)

Bagikan: