Fitria Puspita Asal Sungai Liat Babel Lulus Sempurna Dari ITB Dengan IPK 4,00

Bandung, Beritainspiratif.com – Mahasiswi asal Kota Sungai Liat Bangka Belitung berhasil meraih IPK tertinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk Wisuda Juli 2019.

Fitria Puspita Anak pasangan almarhum Nasroh dan Miswati ( seorang guru di Sungai Liat) ini, menempuh jenjang kuliah S2 di ITB dengan mendalami elektrokimia dan sukses meraih IPK 4,00 sempurna.

Fitria harus beradaptasi diawal kuliahnya di ITB, mengingat S1-nya ia menyelesaikannya di UPI, hal ini tentunya dilalui penuh liku dan tantangan.

Adaptasi tersebut meliputi aktifitas kampus ITB yang berjalan hampir 24 jam serta tuntutan penguasaan materi jauh lebih tinggi membuatnya terkaget-kaget bahkan sempat mengalami culture shock. Apalagi ia melihat rekan mahasiswa dan mahasiswi lainnya masuk ke laboratorium dari pagi hingga ke pagi.

“Jangan pernah merasa lebih tahu atau lebih pintar dari orang lain karena bisa jadi orang lain tahu apa yang kita tidak tahu. Kalau kita sudah merasa lebih tahu, orang tidak akan memberi tahu apa yg mereka tahu,” kata Fitria seperti yang dilansir wowbabel.com.

Menurut Fitria, ia tak pernah malu atau gengsi bertanya kepada siapapun, baik kepada mahasiswa sarjana kimia ITB sendiri. Bahkan ia tak segan mengetuk ruangan dosen demi menuntaskan pertanyaan dan rasa penasarannya. Bertanya kepada ahlinya tentu saja langkah yang sangat tepat.

Fitria tertarik mendalami bidang elektrokimia untuk diangkat dalam tesis berjudul “Modifikasi Elektroda Paoda Pasta Karbon Menggunakan Poli (Asam Glutamat) untuk Penentuan Bisphenol A dan Bisphenol B secara Voltammetri” dengan bimbingan Dr. Indra Noviandri.

Dasar keilmuan sarjana Fitri yang berasal dari pendidikan Kimia sempat membuat Fitri merasa bagai butiran debu, kecil tak terlihat namun ada. Akan tetapi hal itulah yang membuatnya bersemangat membuktikan bahwa dia bisa muncul, nampak dan survive.

Selain kuliah, Fitria juga tercatat sebagai pengajar di SMA swasta dan memberikan bimbingan belajar, serta aktif menjadi asisten praktikum kimia analitik, elektrometri.

Pipit (panggilan akrab Fitria) yang lahir tahun 1995 ini menyelesaikan pendidikan SD hingga SMA di Sungai Liat, yang juga memiliki membaca buku tentang chemistry, S1- nya diselesaikan di Universitas Pendidikan Indonesia ini, juga lulus dengan predikat terbaik IPK 3,91.

Usai menuntaskan kuliah di Program Magister Kimia ini, Fitri berencana pulang ke Bangka Belitung dan berniat menjadi dosen di PTN kepulauan Bangka Belitung sesuai dengan passion hidupnya, pungkasnya. (Yanis)

Bagikan: