Edukasi “Isi Piringku” Pertama kepada 2.053 Ibu Hamil Catat Rekor MURI



Jakarta, Beritainspiratif.com – Dilansir dari laman Rekor MURI, Kamis, (18/10/2018), pada Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38 yang dilaksanakan di Kalimantan Selatan pada Kamis, (18/10/2018) telah diisi dengan berbagai kegiatan, seperti seminar nasional, wisata diplomatik, gelar teknologi, pameran produk pertanian, serta edukasi sajian “Isi Piringku” kepada 2.053 ibu-ibu hamil.

Isi Piringku merupakan panduan konsumsi makanan sehari-hari yang diluncurkan pemerintah sebagai pengganti 4 sehat 5 sempurna yang sudah tidak relevan lagi.

Dalam kampanye isi piringku, Kementerian Kesehatan juga mensosialisasikan 4 pilar gizi seimbang yaitu mengonsumsi makanan beraneka ragam, pentingnya pola hidup aktif dan berolahraga, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, dan menjaga berat badan ideal.

Panduan tersebut yaitu membagi piring menjadi 3 bagian dan mengisinya dengan makanan bergizi seimbang, yaitu 50% diisi dengan buah dan sayur, 50% nya lagi dibagi menjadi 2 yaitu 1 bagian untuk lauk pauk kaya protein dan 1 bagian untuk karbohidrat.

Ketiga bagian piring tersebut saling mendukung perkembangan otak yang optimal, peningkatan daya tahan tubuh, tumbuh kembang secara keseluruhan menjadi lebih baik sekaligus menjaga saluran cerna.

Edukasi Sajian "Isi Piringku" penting bagi ibu hamil untuk menerapkan pola makan sehat dan mencukupi kebutuhan nutrisi harian dan mencegah terjadinya stunting, yaitu kondisi gagal tumbuh pada anak yang disebabkan kurang gizi kronis yang terjadi sejak ibu mengandung hingga anak usia 2 tahun. Mencegah terjadinya stunting dapat diatasi dengan cara sanitasi yang baik, pola asuh dan pola makan.

Atas prestasi yang dicapai, kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Gubernur Kalimantan Selatan tersebut tercatat di Rekor MURI pada 18 Oktober 2018 dengan katagori “Edukasi Sajian “Isi Piringku” Pertama kepada Ibu Hamil” dengan Nomor Rekor: 8689, atas nama Rekoris :

1.Hj. Raudatul Jannah Sahbirin (Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan)

2.Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantas Selatan.

3.Dinas kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.  (Yanis)

Berita Terkait