Dewan Pers Verifikasi AMSI Jabar, Dorong Media Online Menjadi Konstituen Dewan Pers



Bandung, Beritainspiratif.com - Dewan Pers melakukan verifikasi terhadap Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Barat (AMSI Jabar) sebagai organisasi kontituen Dewan Pers, pada kegiatan yang berlangsung di Sekretariat AMSI Jabar di Kopo Plaza Jalan Peta 12 A, Bandung, Selasa (26/3/2019).

Tim Dewan Pers yang melakukan verifikasi faktual yang turun ke lapangan terdiri dari Wakil Ketua Dewan pers Ahmad Djauhar, Sekretariat Dewan Pers, Rita, dan Rizki H. melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan organisasi AMSI Jabar beserta anggota, mulai dari kelengkapan kantor hingga keanggotaan AMSI Jabar, Dokumen-dokumen pendirian perusahaan pers pun tak luput dari pemeriksaan, termasuk CEO Beritainspiratif.com, Yayan Istiandi MM. MIPR.

Wakil Ketua Dewan pers Ahmad Djauhar dan tim tengah melakukan verifikasi AMSI Jabar

Baca Juga:AMSI-penyambung-lidah-antara-media-daerah-dewan-pers-dan-pemangku-kebijakan

Tujuannya, Dewan Pers sebagai lembaga independen yang menaungi media di Indonesia, ingin menjalankan amanah masyarakat, mendorong komunitas media menjadi media yang profesional.

"Banyak sekali media yang didirikan tapi sebenarnya dalam akta pendiriannya, jenis usahanya lain, semisal kontraktor atau perdagangan. Jadi, akta pendirian itu harus sama dengan bidang usahanya, media atau pemberitaan," ujar Wakil Ketua Dewan pers Ahmad Djauhar.

Setelah kegiatan verifikasi AMSI Jabar, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bidang media, termasuk perlindungan hukum terhadap awak media.

Agar media dan jurnalisnya terlindungi dari masalah hukum di dalam menjalankan tugasnya, Dewan Pers mendorong media dalam menjalankan tugasnya sebagai jurnalistik berpedoman kepada kode etik dan UU Pokok Pers, mendaftarkan lembaganya di Dewan Pers, lalu awak medianya diikutsertakan dalam uji kopetensi wartawan (UKW).

Ketua AMSI Jabar, Rahim Asyik, menyambut baik masukan yang disampaikan oleh Dewan Pers yang mendorong media-media siber di Jabar dalam meningkatkan kompetensinya.

"Kami akan sering kumpul, melakukan pelatihan-pelatihan, sharing ide, dan mendorong perusahan-perusahan media menjadi media yang baik," ujarnya.

(Yanis)

Berita Terkait