Cabup Maman Akan Bangun Pendopo di Makam Pangeran Muhammad

 

Majalengka, Beritainspiratif.com-Calon Bupati Majalengka, Maman Imanulhaq, berencana membangun pendopo megah di makam Pangeran Muhammad di kawasan Cicurug, Majalengka, jika nanti dirinya terpilih menjadi bupati.

“Selain untuk menghormati jasa Pangeran Muhammad, pembangunan pendopo juga untuk mengembangkan tempat itu sebagai destinasi wisata religi,” kata calon bupati nomor urur1 itu, Rabu (28/3).

Maman Imanulhaq tergerak untuk membangun pendopo di lokasi makam Pangeran Muhammad setelah berziarah ke sana, Selasa ( 27/3) kemarin. Berada di kawasan Cicurug, makam Pangeran Muhammad terletak di bukit kecil yang dipenuhi pepohonan.

Nilai sejarah makam itu serta lokasi dan lingkunganya yang asri, menurut Maman Imanulhaq, membuat tempat itu ideal dijadikan destinasi wisata religi.

“Tempatnya pas sekali untuk mengistirahatkan jiwa, menatap keindahan alam,” kata Kang Maman, sapaan akrab pengasuh Pondok Pesantren Al Mizan, Jatiwangi itu.

Ada beberapa versi kisah tentang Pangeran Muhammad. Salah satu versi menyebutkan, pada tahun 1480-an Pangeran Muhammad mendapat tugas dari Sunan Gunung Jati untuk menyiarkan agama Islam di Majalengka yang pengaruh Hindu-nya masih sangat kuat. Karena memang mumpuni, Pangeran Muhammad sukses dalam menjalankan tugas.

Sejauh ini, makam Pangeran Muhammad sudah cukup dikenal dan banyak warga yang berziarah ke sana. Namun, lanjut Kang Maman, jika dikembangkan dan dikelola secara profesional tempat itu akan menjadi destinasi wisata religi yang representatif.

“Nanti peziarah tentu akan lebih banyak. Yang lebih penting mereka, para pengunjung, menjadi lebih nyaman karena tempatnya ditata dan dikelola secara profesional,” ujar Maman.

Kang Maman juga berencana rutin mengggelar acara keagamaan di makam tersebut, seperti shalawatan dan istigosah. Para kyai dan tokoh agama dari desa–desa di Majalengka diundang secara bergiliran.

“Disamping untuk memperkenalkan sejarah Pangeran Muhammad kepada khalayak luas, kegiatan itu juga untuk meneguhkan kembali nilai spiritualitas yang beliau ajarkan,” ujar Kang Maman.

(Yones)

Bagikan: