Bahas LKPJ Gubernur Jabar Akhir T.A 2018, Pansus Soroti Kinerja Tiga BUMD



Bandung,Beritainspiratif.com - Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) I, Imam Budi Hartono menilai kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup pemprov. Jawa Barat cukup bagus.

Penyerapan anggaran OPD - OPD selama tahun 2018, rata-rata diatas 90 persen.

"Saya menilai kinerja OPD semuanya bagus, dengan penyerapan anggaran rata-rata diatas 90%," kata Imam kepada beritainspiratif.com, disela pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung-jawaban (LKPJ) Gubernur ahir tahun anggaran 2018 di DPRD jalan Diponegoro kota Bandung, Kamis (12/4/2019).

Menurut Imam, yang menjadi sorotan anggota Pansus adalah kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Ada 3 BUMD yang menjadi perhatian pansus, yaitu PT Agronesia, PD Agribisnis dan Pertambangan PD. AP dan PT. BIJB (Bandar Udara Internasional Jawa Barat).

Dari sisi pendapatan Ianjut Imam, PD. AP hingga kini belum menghasilkan bahkan mempunyai hutang cukup besar mencapai Rp14 miliar. Sementara Agronesia, banyak karyawannya yang dirumahkan, sehingga harus ada pesangon yang harus dibayarkan.

"Kalau PD AP sudah lama diusulkan untuk ditutup, namun pemprov mempertahakan dengan harapan ada perbaikan. Dalam perkembanganya, perusahaan malah mempunyai hutang cukup besar. Kami akan rekomendasikan perusahaan ini ditutup saja, kalau tidak disuntik dengan permodalan yang cukup," ujar politisi PKS tersebut.

Terkait dengan PT BIJB, ia menuturkan perlu dukungan dan kebijakan khusus, karena asset yang sudah didanai oleh APBD sangat besar, sementara rute penerbangan dari bandara Kertajati ini masih sedikit.

"Misalnya dengan mengalihkan penerbangan dari bandara Husein Sastranegara Bandung ke Kertajati. Tutup saja sementara setahun, semua penerbangan dialihkan kesitu (Kertajati)," pungkasnya.

[Ida]

Berita Terkait