Bandung, Beritainspiratif.com-Naik-naik BBM naik, tinggi- tinggi sekali, naik- naik  harga gas naik, tinggi-tinggi sekali, naik -naik listrik pun naik tinggi-tinggi sekali, naik-naik sembako naik, tinggi-tinggi sekali....

Itulah nyanyian para buruh saat menggelar aksi di peringatan Mayday, Selasa (1/5) di depan Gedung Sate Bandung.

Para buruh mengubah syair lagu naik-naik ke puncak gunung dengan kata-kata gas, bbm, listrik dan sembako yang semakin hari semakin naik harganya.

Sambil bernyanyi dan menggelar orasi, sekitar 1000 buruh gabungan dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Gabungan Organisasi Buruh Seluruh Indonesia (Gobsi), KASBI, Kesatuan Aksi Mahasiswa (KAMMI), GMPI, PMII dan KM ITB serta  elemen lainnya terus menyuarakan aspirasi mereka.

"Mayday is not fun day, mayday is not holiday, mayday bukan hari senang senang dan bukan hari libur, mayday merupakan hari perjuangan hak hak buruh," kata Sidarta dari SPSI saat berorasi.

Selain itu Asep Salim Tamim koordinator GOBSI mengingatkan sedikitnya 3 juta Tenaga Kerja Asing (TKA) sudah bersiap mendatangi indonesia,  para buruh menolak dengan tegas kedatangan mereka, sehingga Peraturan Presiden No. 20/2018 tentang TKA harus segera dicabut, sementara keberadaan buruh dalam kondisi yang memprihatinkan, dibebani pula dengan berbagai harga yang terus naik dan tidak terbeli lagi oleh para buruh. (Dudy)