Majalengka, Beritainspiratif.com -Berkampanye di Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran, Senin (30/4), kandidat Bupati Majalengka, Maman Imanulhaq, membeberkan alasan dirinya ikut dalam kontestasi Pilkada Majalengka 2018.

Dihadapan ratusan warga Desa Banjaran, calon bupati termuda itu mengatakan, selama ini dirinya sering mendapat pertanyaan dari banyak orang mengapa mencalonkan diri sebagai bupati.

Sebelum menjadi calon bupati Majalengka, Maman Imanulhaq adalah anggota Fraksi PKB DPRD RI.

Pada Pemilu 2014 ia lolos ke Senayan mewakili Dapil Jabar IX meliputi Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Subang.

Ia harus mundur dari keanggotaan DPR RI ketika ditetapkan sebagai peserta Pilkada oleh KPUD Majalengka.

Calon bupati nomor urut 1 itu menuturkan, sebagai anggota DPR RI sebenarnya dirinya sudah cukup nyaman.

Selain mendapat fasilitas yang memadai, Maman mengaku sebagai wakil rakyat di Senayan dirinya juga menjadi populer karena sering diekspos media.

"Saya adalah salah satu anggota DPR yang paling sering muncul di televisi," ujarnya.

Terus mengapa mencalonkan diri menjadi bupati?

Pria yang biasa disapa Kang Maman itu menjelaskan, sebagai santri dirinya tak cukup hanya soleh secara personal, tapi juga harus soleh secara sosial.

"Kalau soleh secara pribadi, saya sudah punya pesantren. Tapi itu tidak cukup. Sebagai santri saya harus bermanfaat bagi banyak orang. Itulah mengapa saya maju sebagai calon bupati," kata pengasuh Pondok Pesantren Al Mizan Jatiwangi itu.

Dengan menjadi bupati, kata Kang Maman, melalui kebijakan yang diambilnya, dirinya bisa berguna bagi banyak orang, rakyat Majalengka.

"Saya bisa membantu orang - orang miskin. Bisa memudahkan pelayanan bagi warga yang menderita sakit," kata bapak tiga anak itu.

Kepada hadirin Kang Maman minta didoakan dirinya kelak menjadi bupati yang lurus dan bersih.

" Bupati yang amanah, bupati yang tidak korupsi," ujarnya

Sementara itu Kang Maman mengejutkan belasan pemuda Desa Mekarraharja, Kecamatan Talaga.

Ia tiba-tiba menghadiahi mereka bola voli dan mengajaknya bermain voli.

Kang Maman sempat menunjukkan kepiawaiannya bermain voli selama sekitar sepuluh menit sebelum bertatap muka dengan warga Mekarraharja.

"Kami nggak menyangka diajak main voli Kyai Maman. Ini calon bupati gaul banget," kata salah seorang pemuda desa itu, Arid Ridwan. (Yones)