Bandung, Beritainspiratif.com - Terkait kasus yang menimpa pemain bek senior yang juga kapten kesebelasan Supardi, pelatih Persib Bandung, Mario Gomez mengatakan bahwa hukuman tambahan bisa saja menimpa pemain Persib lainnya saat menghadapi Borneo FC mendatang.

"Hari ini Supardi, besok lawan Borneo FC ada lagi yang kena sanksi, bisa saja 3 orang sekaligus. Sangat jelas orang ini tidak suka jika kita menang nanti di Jakarta."

Bobotoh harus tahu tentang ini," ucapnya.

Gomez pun meminta bantuan kepada bobotoh terkait adanya upaya penggembosan terhadap Maung Bandung.

"kepada Bobotoh, tolong dengarkan ini, ada seseorang di Jakarta yang tidak suka jika kita menang," ujar Mario Gomez sesudah memimpin latihan di Stadion Siliwangi, Jumat (13/4/2018).

Mario Gomez menambahkan, akan mencari tahu siapa orang yang tidak menginginkan Persib menang.

"Dan bilang ke Bobotoh, saya butuh pertolongan dari mereka untuk mencari orang tersebut. Saya tidak tahu siapa orang itu, karena saya orang baru di sini, tapi Bobotoh tahu," ucapnya.

"Saya tidak tahu (orang yang tidak suka Persib), tapi yang pasti orang di Jakarta ini tidak senang melihat kita menang," ucapnya.

Seperti dilansir pada tribunnews.com, Supardi dihukum Komdis karena terbukti menanduk wasit Dwi Purba Adi Wicakssana saat pertandingan menghadapi Mitra Kukar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (8/4/2018).

Akibatnya, eks pemain Sriwijaya FC tersebut dihukum larangan bermain empat laga dan denda 50 juta.

Dinilai janggal, juru racik Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez, pun turut angkat bicara.

Gomez menilai, sikap Supardi yang melakukan protes kepada wasit merupakan hal yang wajar, mengingat dia sebagai kapten tim.

Apalagi wasit sudah memberikan kartu kuning untuk pemain bernomor punggung 22 ini, sehingga seharusnya sanksi tersebut tidak dikeluarkan oleh Komdis.

Sesuai dengan Pasal 118 Kode Disiplin PSSI, Persib masih bisa melakukan banding atas keputusan tersebut, namun Gomez akan mengadukan masalah tersebut kepada FIFA.

Supardi melakukan protes hingga melakukan tandukan ke muka pengadil lapangan, Dwi Purba Adi Wicakssana, di menit ke-43.

Tak heran, akibat tidakan tersebut Supardi pun diganjar kartu kuning oleh wasit sebelum babak pertama berakhir.

(Kaka)

Foto: Tribunnews.com