Beritainspiratif.com - Melansir jawapos.com Bisnis pet shop (toko dan pemeliharaan hewan) optimistis daya beli masih membaik meski terdapat persaingan. Sebab, pangsa pasarnya menjanjikan setelah banyaknya segmentasi konsumen. Serta, pehobi memelihara hewan berbulu lembut seperti kucing terus bertambah. Populasi kucing ras juga kerap diternak masyarakat. Sehingga, memelihara kucing ras sudah menjadi tren kalangan kelas menengah. Tentu, hal tersebut berdampak pada penjualan pakan kucing atau cat food di pet shop.

Septiwi karyawan toko Lovy Pet Shop mengatakan, penjualan pakan kucing terus menunjukkan kenaikan prospektif. Dalam sehari, toko tersebut mampu meraup omzet penjualan sedikitnya Rp 1 juta. “Sebelumnya ratusan ribu per hari, kini sudah Rp 1 jutaan per hari,” katanya.

Karena itu, dia menyetok varian pakan kucing cukup banyak, bisa menyesuaikan bujet dan kebutuhan. Bahkan, dia juga menjual pakan kucing secara kiloan serta kemasan dengan bermerek. Kebanyakan pakan kucing kiloan yang diminati rasa ikan tuna.

Septiwi menambahkan konsumen pakan kucing tidak didominasi anak-anak muda. Namun kalangan orang tua juga banyak, khususnya kaum hawa. “Di Bojonegoro kini beli pakan kucing sudah seperti rutinitas para pecinta kucing, entah anak muda atau orang tua,” ujarnya.

Indriyana salah satu karyawan SV Pet Shop menambahkan, penjualan pakan kucing tetap prospektif. Meski makin banyak kompetitor, namun tiap pet shop punya langganan masing-masing. Jadi di toko tersebut tiap bulannya memeroleh omzet sekitar Rp 25 juta. “Tiap harinya selalu ada yang beli pakan kucing,” ucapnya.

(Kaka)