Bandung, Beritainspiratif.com - Wali Kota Bandung Oded M Danial tidak akan melakukan kebijakan lockdown meski ratusan pegawai di lingkungan pemerintah Kota terkonfirmasi positif Covid-19.

"Tidak semata-mata langsung lockdown. Saya akan kaji terlebih dahulu dan membuat kebijakan," kata Oded di Kecamatan Ujungberung, Jalan A.H Nasution, Kota Bandung Selasa (8/9/2020).

Baca Juga:Dua-bumd-pemprov-jabar-dapat-penyertaan-modal-pada-apbd-2021

Menurutnya, sistem pelayanan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berbeda dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pemprov Jabar tidak bersentuhan langsung kepada masyarakat.

"Kalau Pemkot Bandung langsung ke masyarakat. Maka tidak bisa begitu muncul kasus, harus lockdown. Sementara Pemprov kan tidak langsung, mereka banyak koordinasi,"ungkapnya.

Oded mengatakan, bagi pegawai yang terpapar virus corona telah ditangani secara baik. Mereka sudah melakukan isolasi, baik secara mandiri atau pun oleh pemerintah kota.

"Tentu hasil konsekwensi dari pelaksanaan uji usap, kita mendapat 117 terdampak. Tetapi terpenting sudah ditangani oleh dinas terkait untuk tindak lanjut ke depannya seperti apa," jelasnya.

Dia meminta kepada mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 segera melakukan isolasi untuk memutus mata rantai virus. Kepada dinas terkait, diharapkan segera melakukan trasing.

"Segera ya, mereka harus segera isolasi dan dinas melakukan trasing. Kita juga akan mengevaluasi apakah perlu PSBB atau seperti apa. Kita akan melihat perkembangannya dahulu,"pungkasnya.

(Mugni)