Majalengka, Beritainspiratif.com - Ketua Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila (PP) Majalengka, Sulthan Sadam, mempertanyakan sampai sekarang pemerintah Majalengka belum membuka Sirkuit Balap Cibatu.

 

"Mau nunggu sampai kapan. Kami berharap sirkuit itu segera dibuka sehingga para pecinta balap motor Majalengka bisa mengasah ketrampilannya di sana, " katanya Kamis (15/3).

 

Sirkuit Cibatu seluas 3,5 hektar terletak di Desa Cibatu, Kecamatan Munjul, Majalengka. Sirkuit itu memiliki panjang lintasan 1 200 meter dengan lebar rata - rata 8 meter. Pada akhir Desember 2015, Bupati Majalengka, Sutrisno, meresmikan pembangunan tribun barat sirkuit tersebut.

 

Sulthan menuturkan, dirinya mendapat pertanyaan dari para pecinta otomotif di Majalengka mengenai mangkraknya Sirkuit Cibatu.

 

Mereka juga berharap Pemkab Majalengka segera membuka sirkuit tersebut sehingga bisa dimanfaatkan baik untuk latihan maupun untuk menggelar kejuaraan.

 

"Kalau sirkuit itu dibuka pasti akan mengurangi balapan liar di jalan raya, " kata Sulthan.

 

Menurut Sulthan, dirinya pernah menanyakan soal tidak dioperasikannya sirkuit tersebut ke pihak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Majalengka tapi tak mendapat jawaban pasti.

 

" Saya bertanya mengapa sirkuit ditutup, malah saya gantian ditanya kapan pemerintah pernah membuka sirkuit itu, " ujarnya.

 

Juni tahun lalu, ratusan orang anggota komunitas racing serta pemerhati dan pecinta otomotif Majalengka menuntut agar sirkuit Cibatu segera difungsikan.

 

Namun tuntutan itu tak digubris, pada Desember tahun lalu, untuk pertama kalinya digelar kejuaraan di Sirkuit Cibatu yakni Bezzet Open Road Race 2017.

 

Namun setelah itu pemerintah Majalengka tak juga membuka Sirkuit tersebut.

 

"Kami ingin sirkuit itu segera dioperasikan, kalau memang belum bisa dibuka harus ada penjelasan, sehingga publik tahu apa yang sebenarnya terjadi, " ujar Sulthan. (Yones)