Bandung, Beritainspiratif.com - Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Cucu Sugyati mengatakan, saat ini BUMD Jawa Barat yang telah memiliki inovasi diharapkan dapat berkembang lebih baik lagi.

“Dengan inovasi yang sudah dibuat tersebut, diharapkan BUMD di Jabar, bisa berkembang lebih baik lagi dan menjadi sektor penyumbang PAD bagi Provisni Jawa Barat,”ungkap Cucu,

Hal tersebut terungkap saat digelarnya Rapat kerja Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat bersama Biro BUMD dan Investasi Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun anggaran 2019, di Ruang Rapat Komisi III DPRD Jabar, Rabu, (22/4/2020).

Dalam rapat tersebut Biro BUMD dan Investasi memaparkan beberapa capaian di Tahun 2019 antara lain inovasi Sistem Evaluasi BUMD, Dashboard BUMD, Rencana Strategis BUMD, Open Bidding Direksi dan Komisaris BUMD, Inventarisasi Aset BUMD, Restrukturisasi Organisasi BUMD, Merger BPR, Sinergitas BUMD, Perubahan Badan Hukum, Kerjasama Pihak Lain, Optimalisasi CSR BUMD, dimana inovasi itu dibuat untuk mempermudah kinerja dan pemantauan terhadap BUMD di Provinsi Jawa Barat.

Komisi III menyoroti realisasi penyerapan anggaran di Biro BUMD & Investasi yang hanya terserap 78%  dan dirasa masih kurang baik.

“Sebagai pembina BUMD, anggaran yang tidak terserap itu dapat dibuat program/kegiatan untuk mendorong kinerja BUMD dalam meningkatkan PAD Jawa Barat,” ungkap Cucu

Ditambahkan Cucu, penyerapan anggaran kurang maksimal, akan jadi bahan evaluasi di tahun anggaran berikutnya.

“Komisi III akan melihat kegiatan mana saja yang penyerapan anggarannya kurang maksimal, agar kedepannya menjadi bahan evaluasi di tahun anggaran berikutnya,”tegas Cucu.

Cucu berpendapat, BUMD di Jawa Barat harus memiliki "Bussines Plan" yang matang.

“BUMD yang ada di Jawa Barat ini harus memiliki "Bussines Plan" yang terencana matang, sehingga bisa lebih fokus terhadap pengembangan bisnisnya sesuai visi dan misi awal perusahaan dibentuk,”ungkapnya.

Cucu pun mencontohkan bahwa BPR di Jabar yang berbentuk BUMD, mempunyai peluang yang sangat bagus dan bisa berperan dalam pembangunan di Jabar, dimana dalam pengembangan BPR-BPR ini harus didukung juga dengan adanya peran serta Pemerintah Daerah setempat, pungkasnya.

Ida