Bandung, Beritainspiratif.com - Wakil Gubermur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, meninjau pabrik tekstil Kahatex yang berada di jalan raya Rancaekek Kabupaten Bandung, yang disinyalir menjadi penyebab banjir di daerah ini, terutama saat musim hujan sehingga menimbulkan kemacetan di jalan raya sekitar pabrik.

Kunjungan tersebut atas penugasan dari Gubernur Jawa Barat (Ridwan Kamil), yang menerima banyak keluhan dari warga Rancaekek melalui media sosial face book, twitter dan instagram Emil.

"Jadi, saya ditugaskan oleh bapak Gubernur datang kesini (Kahatex) untuk melihat situasi dan kondisi yang menyebabkan banjir dan kemacetan," kata Uu disela kunjungannya, Rabu (12/2/2020).

Menurut Uu Ruzhanul Ulum, sudah ada upaya untuk mengatasi masalah banjir di daerah ini, yakni normalisasi kali yang melewati pabrik Kahatex. dan membongkar jembatan yang ada di dalam pabrik dengan membuka pintu baru.

"Sudah ada progresnya yaitu normalisasi sungai tapi belum bisa dimanfaatkan, karena masih ada satu titik yang belum dikerjakan. Dan itu kewenangan (Kementerian PUPR).

Sementara untuk mengatasi masalah kemacetan lalalulintas, lanjut Uu pihak Kahatex sudah membuka 7 pintu keluar masing-masing 4 pintu keluar wilayah Sumedang dan 3 pintu keluar kabupaten Bandung.

Pembukaan tujuh pintu keluar tersebut, nyatanya belum bisa mengatasi kemacetan di jalan raya Rancaekek, sehingga diuji coba dengan membuat jembatan penyeberangan orang (JPO), tapi jembatan tersebut runtuh.

"Kami telah meminta pihak Kahatex, untuk membangun kembali JPO," imbuhnya.

Uu menambahkan dalam menyelesaikan masalah di sekitar pabrik Kahatex, melibatkan banyak pihak termasuk pusat. Maka kami akan menggelar rapat koordinasi dengan pemkab Sumedang, pemkab Bandung dan PU Bina Marga," ujar Uu.

"Mudah-mudahan pekan ini sudah ada keputusan, sehingga masalah Kahatex, banjir dan kemacetan di jalan raya Rancaekek, dapat dituntaskan," pungkasnya.

(Ida)