Jakarta, Beritainspiratif.com - Orang yang mengalami asam urat akan merasakan sendi sakit hingga bengkak. Meski memang penyakit ini tak bisa disembuhkan total, tapi gejalanya bisa dikendalikan.

Selain mengandalkan obat-obatan dari dokter, ada cara pengobatan asam urat di rumah yang bisa kamu coba. Pengobatan di rumah ini dapat membantu mengendalikan gejala asam urat yang muncul.

Kunci dari pengobatan asam urat di rumah adalah dengan mengubah gaya hidup. Tentu, kamu harus mengubahnya ke arah yang lebih baik dan sehat. Perubahan gaya hidup ini cukup ampuh untuk mengendalikan gejala asam urat.

Inilah cara yang bisa kamu lakukan di rumah.

1.Pantau kadar asam urat Ilustrasi periksa darah (Thinkstock)

Hal yang harus kamu miliki adalah alat tes asam urat. Saat ini alat cek asam urat sudah bisa dipakai sendiri oleh pasien. Bentuknya hampir sama dengan alat pengecek gula darah di rumah. Jadi, dengan menggunakan alat tersebut kamu bisa terus memantau kadar asam urat. Kadar asam urat yang normal adalah di bawah 6 mg/dL untuk perempuan dan laki-laki di bawah 7 mg/dL.

2.Olahraga dengan teratur Ilustrasi olahraga bersama(nd3000)

Pengobatan asam urat di rumah lain yang paling mudah adalah melakukan olahraga rutin. Berolahragalah secara teratur dengan intensitas sedang setidaknya 30 menit selama 5 hari dalam seminggu. Gejala asam urat akan lebih bisa dikendalikan jika kamu melakukan olahraga.

Olahraga membuat sendi-sendi terlatih dengan baik, sehingga bisa mencegah nyeri sendi yang kerap kali menyerang orang dengan asam urat.

3.Jaga berat badan dengan diet yang tepat Ilustrasi menimbang berat badan(katiko-dp)

Orang yang mengalami obesitas memiliki risiko lebih tinggi untuk memiliki asam urat yang tinggi dari pada orang yang memiliki berat badan normal.

Untuk menjaga berat badan, pilihlah sumber karbohidrat kompleks dalam diet.

Makan lebih banyak buah, sayuran, dan gandum utuh. Hindari makanan seperti kue-kue manis, permen, minuman manis dan produk yang mengandung gula fruktosa tinggi.

Selain itu, kurangi lemak jenuh dari daging merah, unggas yang berlemak, dan produk susu yang mengandung tinggi lemak.

Pilihlah sumber protein harian dari daging tanpa lemak, ikan, dan unggas sekitar 2-3 potong per hari.

Sumber protein lain yang bisa ditambahkan adalah produk susu rendah lemak atau yogurt.

Selain itu juga pilihlah makanan yang harus dihindari dan dibatasi untuk mencegah lonjakan asam urat semakin tinggi yaitu menghindari makanan dan minuman yang tinggi purin (asam urat) seperti seafood, daging merah, makanan-makanan manis (mengandung gula), alkohol, dan jeroan

4.Perbanyak minum air putih Ilustrasi minum air (shark_749)

Alih-alih mengonsumsi alkohol atau minuman yang manis-manis, sebaiknya pilihlah air putih yang lebih sehat.

Sering minum alkohol terbukti dapat meningkatkan kadar asam urat, sehingga menyebabkan serangan asam urat terjadi. Minum air minimal delapan gelas per hari akan membantu mengangkut zat gizi dan juga zat yang sudah tidak terpakai dalam tubuh.

Beberapa ahli percaya bahwa minum air putih akan ikut membantu melancarkan pembuangan asam urat yang menumpuk dalam tubuh.

Selain dari air putih sendiri, memilih buah yang mengandung air juga bisa menjadi salah satu cara untuk memperlancar pengeluaran asam urat.

5.Obat asam urat dari dokter Ilustrasi obat-obatan (theevening)

Selain pemilihan makanan, cara mengatasi asam urat di rumah lainnya adalah patuh minum obat.

Jika kamu telah didiagnosis mengalami asam urat tinggi dan diberikan obat khusus oleh dokter, minumlah obat sesuai petunjuk yang diberikan secara teratur.

Biasanya dokter juga akan meresepkan obat anti peradangan seperti celecoxib, indomethacin, meloxicam, atau sulindac saat terjadi saat nyeri mulai sakit dan bengkak.

6.Mengandalkan obat alami ilustrasi teh jahe lemon madu (AlexRaths)

Kamu juga bisa mengatasi asam urat di rumah dengan mengandalkan bahan-bahan alami. Tetapi tentunya bahan-bahan alami ini tetap tidak bisa menggantikan sepenuhnya fungsi obat yang sudah diberikan dokter.

Obat alami ini hanya bisa membantu mengendalikan gejala yang muncul saja.

Makanan pantangan asam urat yang harus dihindari :

Jenis makanan yang harus dihindari oleh penderita asam urat adalah sumber protein (baik hewani maupun nabati) yang mengandung kadar purin tinggi, yakni antara 150-800 mg/100 gram bahan makanan.

Berbagai bahan makanan yang tinggi kadar purin antara lain : Hati, Ginjal, Jantung, Limpa, Otak, Ham, Sosis, Babat, Usus, Paru, Sarden, Kaldu daging, Bebek, Angsa, Remis, Ragi

Minuman yang mengandung soda dan alkohol

Jenis makanan yang sebaiknya dibatasi
Makanan berikut ini sebenarnya juga merupakan pantangan asam urat, namun tetap boleh dikonsumsi asalkan tidak berlebihan, di antaranya:

· Daging, ayam, ikan tongkol, tenggiri, bawal, bandeng, kerang, dan udang: batasi maksimal 50 gram/hari

· Tempe dan tahu: maksimal 50 gram/hari

· Kacang-kacangan: misalnya kacang hijau, kacang tanah, kedelai maksimal 25 gram/hari

· Sayur bayam, buncis, daun atau biji melinjo, kacang polong, kembang kol, kangkung, dan jamur: maksimal 100 gram/hari

· Makanan yang berlemak maupun santan kental

· Makanan digoreng

Jenis makanan yang dianjurkan dikonsumsi
Makanan berikut ini bukan pantangan asam urat sehingga bebas dikonsumsi:

· Sumber karbohidrat: nasi, bubur, bihun, roti, gandum, makaroni, pasta, jagung, kentang, ubi, talas, singkong, dan havermout

· Sumber protein: telur dan susu rendah lemak

· Sayuran: wortel, labu siam, terong, pare, oyong, ketimun, selada air, tomat, dan lobak

· Semua macam buah-buahan

Berikut adalah obat alami asam urat yang bisa dikonsumsi.

Cuka apel
Dilansir dalam laman Healthline, belum ada studi ilmiah yang meneliti penggunaan sari cuka apel dalam pengobatan asam urat. Namun, sari cuka apel adalah bahan yang dapat mengurangi terjadinya peradangan, sehingga mencegah timbulnya tumpukan asam urat pada sendi.

Penelitian membuktikan bahwa sari cuka apel dapat membantu menurunkan berat badan dengan membuat sampel merasa kenyang lebih cepat.

Dengan menurunkan berat badan, kadar asam urat pun akan lebih mudah menurun.

Sebuah studi tahun 2010 yang diikuti oleh pria usia 35-57 tahun selam 7 tahun memperlihatkan hasil bahwa orang yang mengalami perubahan berat badan (penurunan) sekitar 22 poin, memiliki kemungkinan 4 kali lebih mungkin untuk menurunkan kadar asam uratnya. Oleh karena itu, konsumsi sari cuka apel dapat membantu proses penurunan ini.

Jahe
Jahe juga dapat membantu menangani penderita asam urat. Jahe berperan sebagai zat anti peradangan yang mencegah terjadinya pembentukan kristal dan meredakan gejala asam urat yang terjadi.

Jahe mengandung beberapa zat anti peradangan yakni gingerols dan shogaol, Kedua zat ini yang akan membantu mengurangi parahnya peradangan yang timbul.

Lemon
Lemon bukan hanya menyediakan vitmain C yang membantu meredakan sakit akibat asam urat namun lemon juga membantu menyediakan kalium.

Kalium digunakan untuk menjaga fungsi ginjal dan membantu menjaga kadar pH darah dan urin sedikit basa.

Dengan seimbangnya fungsi ginjal dan kadar pH ini dapat membantu mencegah pembentukan kristal asam urat. Salah satu caranya mudah, peras lemon ke dalam segelas air hangat, dan minumlah di pagi hari.

Yanis

Berbagai Sumber